Suara.com - Salah satu langkah menjaga kelestarian alam ialah dengan meminimalisasi sampah. Seperti diketahui, jumlah populasi penduduk dunia kian bertambah setiap hari. Ini berarti akan semakin banyak sampah yang dihasilkan oleh penduduk Bumi.
Sampah menjadi masalah semua orang di dunia. Sebagai bagian dari masyarakat dunia, tentunya kita harus berperan serta dalam mengurangi sampah. Caranya mulai dari pengurangan sampah di rumah, baik itu sampah organik maupun non-organik dengan menerapkan prinsip 3R yakni reduce (mengurangi penggunaan barang yang akan menjadi sampah yang merusak lingkungan), reuse (pemakaian kembali barang bekas daripada dibuang menjadi sampah), dan recycle (mendaur ulang barang bekas).
Nah, berikut tips meminimalisir sampah rumah tangga yang bisa Anda terapkan:
1. Hindari Penggunaan Barang Sekali Pakai
Coba hindari penggunaan barang sekali pakai dan harus dibuang setelah digunakan. Contohnya, daripada menggunakan tisu untuk mengelap meja yang basah, lebih baik menggunakan kain lap yang bisa digunakan berkali-kali. Kalau kain lap kotor tinggal dicuci, kemudian bisa digunakan kembali. Sedangkan tisu, habis dipakai akan langsung dibuang.
2. Gunakan Benda yang Awet
Dalam memilih suatu benda seperti furnitur, usahakan untuk membeli yang berkualitas meski harganya lebih mahal. Sebab, furnitur tersebut lebih bagus dan awet digunakan dalam jangka waktu lama. Sedangkan furnitur yang murah cenderung lebih mudah rusak sehingga terpaksa harus dibuang dan berarti Anda harus keluarkan biaya lagi untuk mengganti yang baru.
3. Kurangi Penggunaan Plastik dan Kertas
Kurangi penggunaan plastik saat berbelanja kebutuhan rumah tangga dengan cara membawa tas belanja khusus. Jika Anda bisa mengurangi penggunaan plastik, berarti sampah non-organik dari plastik bisa berkurang.
Selain itu, kurangi penggunaan kertas karena kertas dibuat dari material kayu. Jika bisa mengurangi penggunaan kertas, berarti Anda telah berkontribusi dalam menjaga kelestarian alam.
| Published by Rumahku.com |
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis
-
Klasemen Piala AFF 2026 Usai Timnas Indonesia Digebuk Vietnam: Wajib Menang di Singapura
-
Mengapa Direktur Bus ALS Jadi Tersangka? Polisi Periksa 50 Saksi sebelum Naikkan Kasus ke Penyidikan
-
Polda Metro Jaya Siap Ladeni 'Serangan' Praperadilan Keempat Roy Suryo
-
Ada Anomali dalam Kebakaran BYD Seal di Cikampek, Investigasi Masih Berlangsung
-
30 Juta Cowok di China Jomblo, Mak Comblang Jadi Ladang Bisnis Cuan
-
Jogja Run'nShine 2026 Bidik 3.500 Pelari, Ada Hadiah Umroh hingga Trip ke Turki
-
Guru Biologi Madrasah Didorong Kuasai Pembelajaran Berbasis Riset