PT Bank Negara Indonesia (BNI) Tbk menargetkan jumlah penerbitan uang elektronik "TapCash" mencapai 1 juta kartu hingga akhir tahun dengan keikutsertaan BNI dalam sistem pembayaran tol terintegrasi.
"Dengan dibuka jalan tol sampai Brebes Timur seharusnya bisa menjual lebih banyak. Kami targetkan sampai 1 juta TapCash tahun ini, karena pintu tol sudah mulai dipakai untuk pemudik," kata Direktur Konsumer Banking BNI Anggoro Eko Cahyo pada pertemuan dengan media di kantor pusat BNI, Jakarta, Jumat (17/6/2016) malam.
Anggoro mengatakan sebelumnya perseroan tidak terlalu menggenjot kenaikan penjualan TapCash karena nilai transaksi yang belum terlalu besar, seperti di Transjakarta, Commuter Line, dan untuk pembelanjaan di beberapa minimarket.
Dengan diresmikan Jalan Tol Pejagan-Pemalang seksi 1 dan seksi 2 oleh Presiden Joko Widodo di Gerbang Tol Brebes Timur, Brebes, Jawa Tengah pada Kamis (16/6/2016) lalu, membuat BNI optimistis semakin banyak masyarakat yang menggunakan TapCash.
Saat ini, jumlah TapCash yang aktif digunakan masyarakat sebanyak 400.000 kartu, dan diharapkan mencapai target 1 juta kartu dengan volume Rp100 miliar per tahun.
Namun Anggoro belum bisa memastikan jumlah nilai transaksinya, namun ia memperkirakan bertambah dua kali lipat.
"Sampai akhir tahun transaksinya bisa dua kali lipat. Kalau tol transaksinya besar, beda dengan Transjakarta yang hanya Rp3.500. Jalan tol transaksinya jauh lebih besar, sekali jalan sampai Brebes Timur saja sudah Rp150.000," ujar dia lagi.
BNI berupaya mempercepat layanan pembayaran uang elektronik di ruas tol Pejagan-Pemalang dan tol Pemalang-Batang untuk memperlancar arus mudik pada musim liburan Ramadan dan Hari Raya Idulfitri 2016.
Dukungan maksimal yang disiapkan BNI adalah dengan memastikan akseptasi fitur-fitur Kartu BNI TapCash dan memperluas akseptasi pembayaran elektronik BNI TapCash di jalur-jalur tol.
Saat ini, BNI TapCash sudah dapat digunakan di Tol JLJ/JORR (Rorotan-Pondok Ranji), Tol MLJ (Ulujami-Meruya), Tol BORR (Bogor Selatan/ Sentul), Tol Jakarta Tangerang, dan Tol Jagorawi (baru sampai Cibubur).
Mulai 13 Juni 2016, penggunaan BNI TapCash diperluas ke Tol Cikampek, Tol Purbaleunyi, Tol Cipali, Tol Palikanci, dan Tol SMR (Kanci-Pejagan) yang merupakan jalur mudik lebaran.
Berita Terkait
-
Waspadai Ucapan Natal Palsu, BNI Imbau Nasabah Tidak Sembarangan Klik Tautan
-
Babak Baru Kasus Pembunuhan Kacab Bank BUMN, 15 Tersangka Segera Disidang!
-
3 Rute Jakarta-Bandung Naik Mobil untuk Liburan, Berapa Jam Sampai dan Saldo E-Toll yang Disiapkan?
-
Liburan Akhir Tahun 2025? Intip Tarif Tol Jogja-Jakarta Plus Cara Isi Saldo Tol Langsung Lewat HP
-
Menkeu Purbaya Optimis Pertumbuhan Ekonomi Kuartal IV Tembus 5,5 Persen
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
Terkini
-
Dolar AS Perkasa, Rupiah Turun ke Level Rp16.805
-
Emas Antam Berbalik Turun, Harganya Masih di Bawah Rp 3 Juta/Gram
-
IHSG Perlahan Naik Bukit, Melesat 0,48% di Kamis Pagi
-
Grafik Emas Antam 5 Februari 2026: Turun Tipis, Masih di Kisaran 3 Jutaan
-
Saham BUMI Milik Bakrie dan Salim Jadi Bulan-bulanan Investor Mancanegara
-
IHSG Hari Ini: Isu Suplai Batu Bara, 'Saham Gorengan' dan Rekomendasi Saham
-
Tiket Konser Westlife Ludes, Emiten IRSX Ungkap Permintaan Pasar Hiburan Masih Sangat Kuat
-
Bank Indonesia Selidiki Cacahan Uang Rupiah yang Dibuang di TPS Liar Bekasi
-
Terungkap Penyebab Indonesia Masih Tertinggal dari Malaysia untuk Perbankan Syariah!
-
OJK Perkuat Pengawasan Perbankan Hadapi Kompleksitas dan Digitalisasi