Suara.com - PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk bersama PT Nusantara Infrastructure meluncurkan "BNI E-Toll Card" untuk memudahkan pelayanan terhadap pengguna jalan tol.
"BNI sebagai bank pemerintah yang mempunyai jangkauan luas terus berinovasi dan bersinergi dengan korporasi maupun masyarakat umum lainnya," ujar Pimpinan BNI Wilayah Makassar Slamet Djumantoro di Makassar, Selasa (10/5/2016).
Kerja sama BNI dengan PT Nusantara Infrastructure melalui anak usahanya di sektor pengelolaan jalan tol PT Margautama Nusantara (MUN) ini bagian dari perluasan dan pengembangan layanan.
Slamet mengatakan, BNI dan MUN punya tujuan sama yang terus berupaya merealisasikan dan meningkatkan pelayanan terbaik bagi konsumen serta para pemangku kepentingan lainnya.
PT MUN sendiri memiliki dan mengelola dua ruas tol di Makassar melalui PT Bosowa Marga Nusantara (BMN) dan PT Jalan Tol Seksi Empat (JTSE).
Sistem pembayaran melakukan kerjasama dengan BNI untuk melaksanakan implementasi Payment Toll transaksi non tunai di gardu tol Makassar. Pelaksanaan launching BNI e-Card di ruas jalan pintu Tol Kalukubodoa Makassa meliputi ruas Jalan Tol Seksi I dan ll di bawah pengelolaan PT JTSE.
Direktur Operasional PT Margautama Nusantara Joko Santoso mengatakan, melalui sinergi BNI dengan MUN ini, masyarakat dapat menikmati layanan pembayaran tol elektronik yang lebih luas lagi dan terintegrasi secara menyeluruh.
Hal ini juga mendukung program pemerintah pada Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) yang dicanangkan oleh Bank Indonesia untuk mendorong kesadaran masyarakat, pelaku bisns dan juga lembaga-lembaga pemerintah untuk menggunakan sarana pembayaran non tunai dalam melakukan transaksi keuangan, yang tentunya mudah, aman dan efisien.
Bagi MUN, hal ini memberikan kemudahan pengguna jalan tol dalam proses pembayaran di gardu tol sepanjang ruas jalan Makassar, demikian pula bagi BNI akan menambah kelancaran dan kenyamanan nasabah dalam melakukan transaksi keuangan termasuk pembayaran tarif jalan tol, katanya.
Diketahui, BNI e-Tol Card merupakan kartu pembayaran berbasis Tap Cash yatu uang elektronik berbentuk kartu sebagai pengganti uang tunai yang digunakan dalam melakukan transaksi pembayaran di seluruh merchant yang telah bekerasama dengan BNI.
Pengguna hanya perlu menempelkan Kartu Tap Cash pada Card Reader yang ada di gardu tol sehingga lebih praktis dan cepat dalam melakukan transaksi pembayaran tol. (Antara)
Berita Terkait
-
Bukan Musuh, Pemred Suara.com Ajak Jurnalis Sulsel Taklukkan Algoritma Lewat Workshop AI
-
Sambil Menangis, Kepala Basarnas Umumkan Semua Korban Meninggal Pesawat ATR 42-500 Telah Ditemukan
-
Eks Ketua Komnas HAM Hafid Abas Tekankan Praduga Tak Bersalah untuk Rektor UNM Prof Karta Jayadi
-
Unggahan Terakhir Pramugari Florencia Lolita Sebelum Tragedi Tuai Sorotan Publik
-
Pesawat Lost Contact di Sulsel, Basarnas Makassar Lakukan Operasi SAR Terpadu
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
-
5 HP RAM 8 GB untuk Multitasking Lancar Harga Rp1 Jutaan Terbaik Februari 2026
-
Ivar Jenner Gabung Dewa United! Sudah Terbang ke Indonesia
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
Terkini
-
Meski Turun, Jumlah Pengangguran RI Capai 7,35 Juta Orang
-
BPS Sebut Investasi Tumbuh Dua Digit di 2025, Ini Penyebabnya
-
ESDM Pastikan RKAB Batu Bara yang Beredar Hoaks
-
Besok Danantara Mulai 6 Proyek Hilirisasi Rp 97 Triliun
-
Naik TransJakarta Bisa Bayar Pakai GoPay, Begini Caranya
-
Aturan Turunan Belum Terbit, Demutualisasi BEI Masih Menggantung
-
Harga Bitcoin Anjlok Parah di USD 70.000, Analis Peringatkan Ancaman Tembus USD 50.000
-
5 Risiko Jual Beli Rumah Tanpa Notaris yang Bisa Rugikan Pembeli
-
Konsumsi Rumah Tangga dan Investasi Topang Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
-
IHSG Tetap Loyo Meski PDB RI Pertumbuhan Ekonomi Kuartal-IV 5,39%