Suara.com - Kurs dolar AS menguat terhadap sebagian besar mata uang utama pada Rabu (20/7/2016) atau Kamis pagi WIB, karena data ekonomi terbaru yang keluar dari negara itu secara keseluruhan positif, memacu ekspektasi pasar untuk kenaikan suku bunga tahun ini.
Departemen Perdagangan AS melaporkan pada Selasa bahwa "housing starts" atau rumah yang baru dibangun milik pribadi pada Juni berada di tingkat tahunan disesuaikan secara musiman 1,189 juta unit, 4,8 persen di atas angka revisi estimasi Mei. Perkiraan terbaru itu, juga mengalahkan konsensus pasar 1,170 juta unit.
Selain itu, Departemen Perdagangan AS mengumumkan pada Jumat lalu bahwa perkiraan awal penjualan jasa ritel dan makanan untuk Juni naik 0,6 persen dari bulan sebelumnya menjadi 457,0 miliar dolar AS, mengalahkan konsensus pasar naik 0,1 persen.
Indeks dolar, yang melacak greenback terhadap enam mata uang utama, naik 0,10 persen menjadi 97,161 pada akhir perdagangan Rabu, level tertinggi dalam empat bulan.
Pada akhir perdagangan New York, euro jatuh ke 1,1005 dolar dari 1,1012 dolar pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi 1,3148 dolar dari 1,3092 dolar. Dolar Australia turun menjadi 0,7475 dolar dari 0,7505 dolar.
Dolar dibeli 106,86 yen Jepang, lebih tinggi dari 106,04 yen pada sesi sebelumnya. Dolar naik menjadi 0,9875 franc Swiss dari 0,9858 franc Swiss, dan beringsut naik ke 1,3062 dolar Kanada dari 1,3034 dolar Kanada. (Antara)
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Apa Itu Ekspedisi Patriot (TEP)? Program Pemerintah dengan Fasilitas Beasiswa Jepang
-
Harga Pangan Hari Ini: Bawang hingga Cabai Kompak Naik, Beras dan Minyak Goreng Ikut Terkerek
-
Era Bakar Uang Berakhir! Kini Fintech RI Masuk Fase Jaga Kandang dan Akuntabilitas
-
Rupiah Ambyar, Pengamat: RUU Perampasan Aset Bisa Jadi Juru Selamat
-
Trump Hentikan Sementara Pengawalan di Selat Hormuz, Harga Minyak Melemah
-
Hati-hati! Pinjol Ilegal Masih Marak, Incar Puluhan Ribu Korban
-
Aturan Baru DHE SDA Berlaku 1 Juni 2026, Devisa Eksportir Wajib Disimpan di Bank Negara
-
Purbaya Mau Terbitkan Panda Bond di China Demi Perkuat Rupiah
-
Kurs Rupiah Hari Ini Menguat ke Rp17.388, Dolar AS Tertekan Sentimen Global
-
Purbaya Minta Investor Segera Serok Saham RI, Jamin Bakal Untung Banyak