PT Bursa Efek Indonesia (BEI) menjalin kerja sama dengan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) untuk menjaga persaingan usaha yang sehat antarperusahaan tercatat di pasar modal atau emiten.
"Mayoritas pemimpin pasar di setiap sektor adalah emiten. Diharapkan KPPU nantinya dapat menjaga persaingan usaha antaremiten," ujar Direktur Utama BEI Tito Sulistio di Jakarta, Kamis (21/7/2016).
Ia mengatakan sebanyak 531 emiten di BEI diharapkan dapat mengikuti sesi edukasi yang akan diberikan KPPU agar pelaku usaha dapat menjalankan usaha secara baik.
Melalui kerja sama itu, lanjut dia, BEI akan memfasilitasi KPPU untuk melakukan edukasi kepada para emiten secara bertahap. Selain itu, BEI juga akan menggunakan jaringannya salah satunya melalui galeri investasi pasar modal yang tersebar di seluruh kota di Indonesia dan TV Bursa.
Ketua KPPU M Syarkawi Rauf menambahkan bahwa jumlah perusahaan tercatat di BEI yang sebanyak 531 emiten itu, umumnya menjadi pemimpin pasar di masing-masing sektornya. Kerja sama dengan BEI meliputi sosialiasi UU Nomor 5 Tahun 1999 tentang Larangan Praktik Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat.
"Dengan begitu, akan mendorong juga perusahaan lainnya ikut berkompetisi secara sehat juga," ujarnya.
Menurut dia, pengawasan persaingan usaha di pasar modal menjadi hal penting karena pasar modal juga merupakan salah satu pintu masuk dana repatriasi hasil kebijakan amnesti pajak.
"Kami ingin mendorong persaingan yang sehat antara pelaku bisnis di Indonesia, apalagi dari 531 emiten yang terdaftar di BEI adalah 'market leader' di hampir semua sektor sehingga kalo kita menyelesaikan persoalan di 531 ini keinginan Presiden Jokowi untuk mendorong daya saing nasional berbasis yang sehat akan tercapai," katanya.
Ia mengemukakan, pihaknya akan menyampaikan pedoman ke emiten mengenai bagaimana menjalankan praktik bisnis sesuai dengan prinsip-prinsip persaingan yang sehat. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
-
Prabowo Tunjuk Juda Agung jadi Wamenkeu, Adies Kadir Resmi Jabat Hakim MK
-
Lakukan Operasi Senyap di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang
-
Juda Agung Tiba di Istana Kepresidenan, Mau Dilantik Jadi Wamenkeu?
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
Terkini
-
BCA Wanti-wanti Gen Z: Hati-hati Beli Rumah Pakai KPR
-
Purbaya Datangi Perusahaan China Pengemplang Pajak, Rugikan Negara hingga Rp 5 T
-
Kecelakaan Maut di IUP Bukit Asam, Kementerian ESDM Terjunkan Tim Investigasi
-
Sempitnya Peluang Ekonomi RI, Saat Gelar Sarjana 'Keok' oleh Lulusan SD
-
Pertumbuhan Ekonomi RI 2025 Cuma 5,11 Persen, Purbaya Akui Tak Sesuai Janji
-
Juda Agung Bocorkan Tugas dari Prabowo usai Dilantik Jadi Wamenkeu Baru Pendamping Purbaya
-
Latar Belakang Juda Agung: Wamenkeu Baru Pernah Jabat Direktur IMF
-
7 Rekomendasi Dompet Digital Terbaik untuk Transaksi dari Luar Negeri
-
Dear Pak Prabowo! 23 Juta Rakyat RI Hidup Miskin, Mayoritas di Pulau Jawa
-
BEI Wajibkan Free Float hingga 25 Persen untuk Perusahaan yang Hendak IPO