Suara.com - Menginjak akhir bulan kok rasanya malas ya mau membuka dompet. Boro-boro membuka, melihat dompet aja malesnya minta ampun. Sudah nggak zamannya lagi lah ada istilah tanggal tua. Wong zaman sudah digital gini apa-apa serba dimudahkan kok. Masa iya masih mengeluh tanggal tua.
Hari gini sudah banyak tuh aplikasi pengatur keuangan. Belanja juga sudah nggak perlu lagi keluar ongkos transport plus parkir, palingan cuma bayar ongkos kirim. Kalau masih juga mengeluh boncos di tanggal tua, nih kita kasih contekan biar dompet tetap bugar.
1. Alokasi pengeluaran rutin
Walaupun belum jatuh tempo, usahakan bayar semua cicilan setelah menerima gaji. Setelah semua cicilan dibayar, bikin catatan berdasarkan prioritas kayak gini.
- Belanja bulanan
- transport
- pulsa
- tabungan/dana darurat
- Kebutuhan sehari-hari
Setelah semua gaji digunakan untuk kebutuhan dari atas ke bawah, sisa itulah yang digunakan untuk sehari-hari.
2. Bikin daftar belanja
Belanja bulanan pun tetap diatur sesuai skala prioritas. Jangan asal ambil barang di supermarket mentang-mentang abis gajian. Daftar ini perlu supaya kamu juga nggak celingukan di lorong supermarket terus ngembat barang yang nggak diperlukan amat. Cek dulu stok di rumah kamu, apakah masih ada sisa yang cukup untuk satu bulan ke depan.
Misalnya shampoo atau pasta gigi. Kalau masih ada sisa banyak untuk satu bulan ke depan, nggak usah beli lagi di supermarket.
Yang terpenting adalah:
- Beras
- Makanan olahan (nuggets, roti, dan lainnya)
- Peralatan mandi/cuci (kalau ada stok, skip ke barang lainnya)
3. Bawa bekal
Sudah mengalokasikan dana buat belanja bulanan, kenapa gak dimanfaatkan dengan maksimal. Masak di rumah lantas bawa bekal buat ke kantor. Ini penghematan yang dahsyat loh. Kalau sekali makan di warteg saja bisa paling nggak Rp 20 ribu, kamu bisa menghemat Rp 600 ribu per bulan. Lumayan kan buat digunakan pas tanggal tua.
4. Ada promo kartu kredit? Manfaatkan
Kalau lagi ada kebutuhan dan kebetulan kartu kredit kesayangan menawarkan promo atau cash back, gesek saja. Tapi ingat, itu hanya untuk kebutuhan yang benar-benar mendesak, bukan desakan impulsif.
Misalnya saja, kartu kreditmu menawarkan diskon menarik untuk setiap nominal pembelanjaan tertentu di supermarket. Jangan lupa, bayar penuh pas tagihan datang.
5. Cari sampingan
Kalau semua cara di atas sudah mentok dan nggak menunjukkan hasil, lihat lagi proporsi utang dan gajimu. Kalau berat sebelah, wah itu berabe. Kalau proporsi utang masih di bawah normal tapi gaji tetap ngepas, berarti saatnya cari sampingan.
Gunakan keahlianmu untuk menambah kas bulanan. Caranya, gabung saja situs-situs freelance buat mencari tambahan. Bisa juga dengan memulai bisnis kecil-kecilan macam jual-beli barang online, camilan, makanan dan minuman.
Nah, itulah 5 cara mendasar dalam mengatur gaji biar dompet selalu segar walau tanggal tua. Yang jelas, usahakan proporsi utang selalu di bawah rata-rata 30% dari gaji. Kalau sudah pintar mengatur, bakal nggak ada lagi istilah tanggal tua di kamusmu.
Baca juga artikel Duitpintar lainnya:
Tips Biar Gak Mengalami Tanggal Tua Males Buka Dompet
4 Tips Menyiapkan Dana Darurat Karena Kamu Gak Tahu Apa yang Akan Terjadi Esok
5 Cara Ini Bisa Diterapkan Buat Kamu yang Bergaji Rp 2 Juta Agar Bisa Menabung
| Published by Duitpintar.com |
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Ngeri! Macet Jabodetabek Rugikan RI Rp 100 T, BUMN Ini Punya Solusinya
-
BI dan ASEAN+3 Siaga! Ancaman Krisis Ekonomi Global Kian Nyata
-
Ruijie Luncurkan Cybrey di RI Biar UKM Bisa Pakai Jaringan Kelas Kakap
-
Tekan Beban Klaim BPJS Kesehatan, Produk Tembakau Alternatif Jadi Opsi Realistis?
-
Kredit Tembus Rp8.659 Triliun, OJK Pastikan Kondisi Perbankan Masih Kuat
-
Wall Street Kembali Melambung Tinggi Setelah Perang AS-Iran Akan Usai
-
Beda CNG dan LPG, Benarkah Lebih Murah dari Gas Melon 3 Kg?
-
Harga Minyak Dunia Turun Lagi Usai Iran Tinjau Proposal Damai Amerika Serikat
-
Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah
-
Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026