Kementerian Perindustrian meminta harga gas diturunkan hingga 4 dollar AS per "one million British Thermal Units" (MMBTU) untuk industri yang akan dikoordinasikan dengan instansi terkait.
"Kita minta lebih rendah dari 6 dollar AS per MMBTU, kita minta 4 dolar AS. Karena harga internasional segitu, banyak yang lebih murah dari itu," kata Dirjen Industri Kimia Tekstil dan Aneka Kementerian Perindustrian Achmad Sigit Dwiwahjono di Jakarta, Jumat (12/8/2016).
Menurut Sigit, harga tersebut diminta agar industri di dalam negeri, yang menggunakan gas sebagai bahan baku maupun bahan bakar, mampu berdaya saing dengan industri serupa di negara lain, yang mendapatkan harga gas 4 dollar AS per MMBTU bahkan di bawah itu.
"Kita harus punya kebijakan yang sama. Kalau petrokimia kan 70 persen dari gas, jadi tidak main-main pengaruhnya, daya saing kita akan dirugikan," ujar Sigit.
Ia mengatakan, penggunaan harga gas untuk industri termasuk yang sangat signifikan, karena berkontribusi 30 persen terhadap struktur biaya produksi.
Sehingga, lanjutnya, penurunan harga tersebut dinilai akan berpengaruh signifikan terhadap daya saing industri.
"Nah, daya saing kepada siapa, ya terhadap lawan kita apakah itu Korea, China, India. Kita bandingkan harga gas di sana itu berapa. Kalau kita lihat data yang ada di China itu 4 dollar AS, Korea 4 dollar AS sekian, India kalau tidak salah 6 dollar AS," ungkap Sigit.
Sehingga, tambahnya, jika Indonesia tidak dapat memberikan harga gas yang rendah, maka daya saing industri diyakini akan jauh lebih rendah dari negara lain.
Sigit menyampaikan, keputusan terkait harga berada di tangan Kementerian ESDM, untuk itu Kemenperin akan meminta dan bernegosiasi dengan Kementerian ESDM.
"Kita siapkan bahan untuk Pak Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto untuk nanti dibawa ke Rakor, Ratas atau rapat lainnya," ujar Sigit. (Antara)
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
-
Lakukan Operasi Senyap di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang
-
Juda Agung Tiba di Istana Kepresidenan, Mau Dilantik Jadi Wamenkeu?
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
-
5 HP RAM 8 GB untuk Multitasking Lancar Harga Rp1 Jutaan Terbaik Februari 2026
Terkini
-
SKF Musnahkan 13,3 Ton Bearing Tiruan Senilai Rp9,5 Miliar
-
Bank Mandiri Raup Laba Rp56,3 Triliun di 2025, Ini Pendorongnya
-
BPS Ungkap Dampak Bencana Sumatera pada Perekonomian Indonesia, Begini Penjelasannya
-
Juda Agung Tiba di Istana Kepresidenan, Mau Dilantik Jadi Wamenkeu?
-
Pertumbuhan Ekonomi 5,11 Persen, Rupiah Malah Amblas ke Level Rp16.842!
-
COIN Optimistis Pemangkasan Biaya Transaksi CFX Akan Picu Efek Berganda
-
Izin Impor BBM Shell Belum Terbit, ESDM: Masih Dievaluasi!
-
Meski Turun, Jumlah Pengangguran RI Capai 7,35 Juta Orang
-
BPS Sebut Investasi Tumbuh Dua Digit di 2025, Ini Penyebabnya
-
ESDM Pastikan RKAB Batu Bara yang Beredar Hoaks