Armada kapal tol laut. [Antara]
Direktur Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan Ir. A. Tonny Budiono, MM, menyampaikan bahwa dalam rangka mewujudkan serta menyukseskan Program Tol Laut, sinergi antar pemangku kepentingan mutlak diperlukan. Hal itu disampaikan Dirjen Hubla saat memberikan sambutan pada acara Malam Anugerah Prestasi PT. Dharma Lautan Utama Tahun 2016 bertempat di Hotel Bumi Surabaya, Jumat malam, (12/8/2016).
“Angkutan laut dan penyeberangan adalah bagian yang tidak terpisahkan dari sistem transportasi nasional negara kita yang merupakan negara kepulauan terbesar di dunia. Angkutan penyeberangan dapat menjawab tantangan ini dengan kemampuannya mengangkut penumpang dan kendaraan dalam jumlah besar serta tarif yang terjangkau,” kata Dirjen Hubla.
Dirjen Hubla menegaskan, satu hal yang tidak dapat ditawar dalam penyelenggaraan angkutan laut dan penyeberangan adalah pemenuhan aspek keselamatan yang merupakan salah satu prioritas kebijakan Pemerintah di bidang transportasi. Terutama dalam rangka menyukseskan Program Tol Laut dan Indonesia sebagai Poros Maritim Dunia sebagaimana yang telah dicanangkan oleh Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jususf Kalla.
Untuk itu, perlu disadari oleh seluruh pihak terkait, baik regulator, operator maupun masyarakat pengguna jasa bahwa keselamatan pelayaran merupakan kebutuhan mutlak dan tanggung jawab bersama.
Namun harus disadari bahwa upaya peningkatan keselamatan dan pelayanan transportasi laut dan penyeberangan bukanlah hal yang mudah. Peranan instansi pemerintah, swasta, dan masyarakat tidak dapat dipisahkan. Sehingga sinergi yang baik antar para pemangku kepentingan mutlak sangat diperlukan dalam rangka mewujudkan transportasi laut yang aman, selamat, lancar, dan nyaman.
Pada kesempatan itu, Dirjen Hubla juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh manajemen PT Dharma Lautan Utama yang telah berinisiatif dan konsisten menyelenggarakan acara Malam Anugerah Prestasi yang telah dilaksanakan selama 14 tahun berturut-turut.
“Anugerah Prestasi PT DLU ini adalah wujud komitmen PT Dharma Lautan Utama untuk meningkatkan layanan armada angkutan penyeberangan melalui peningkatan dedikasi, motivasi, profesionalitas dan produktivitas karyawan PT Dharma Lautan Utama sebagai ujung tombak perusahaan yang tentunya dapat meningkatkan kinerja dan menjaga citra perusahaan,” ujar Dirjen Hubla.
Melalui kegiatan ini juga dapat dimanfaatkan sebagai ajang silaturahmi untuk dapat lebih mempererat hubungan kerjasama antara mitra kerja guna meningkatkan pelayanan transportasi yang aman, selamat, lancar, dan nyaman.
“Bagi saya, merupakan suatu kebanggaan tersediri untuk dapat menghadiri dan menyerahkan penghargaan atau anugerah bagi para SDM berprestasi PT. Dharma Lautan Utama,” kata Dirjen Hubla.
Pada kesempatan ini Dirjen Hubla juga mengajak bersyukur dan memberikan apresiasi atas kerja keras semua pihak dalam menyukseskan pelaksanaan angkutan Lebaran tahun ini yang berjalan lancar dan aman, terlebih mampu menekan angka kecelakaan laut hingga menghasilkan Zero Accident.
Hal itu merupakan suatu keberhasilan yang tentunya tidak terlepas dari penegakan aturan di bidang keselamatan pelayaran tanpa kompromi dan ketangguhan sumber daya manusia seluruh petugas yang terlibat dalam angkutan lebaran termasuk SDM yang dimiliki oleh perusahaan transportasi laut, salah satunya adalah PT. Dharma Lautan Utama.
“Harapannya, agar semua pemangku kepentingan di sektor transportasi laut dan penyeberangan dapat maju bersama untuk mempersembahkan Iayanan terbaik bagi bangsa Indonesia,” tutup Dirjen Hubla.
Komentar
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
BPS: Harga Cabai Sudah Naik di 247 Kota
-
Teknologi Energi Surya RI Dilirik Bangladesh
-
Lebih Sibuk dari Hormuz, Selat Malaka Jadi Ancaman 'Bom Waktu' Ekonomi Global
-
Percepat Proyek Tata Air Daan Mogot, Brantas Abipraya: Penyesuaian Badan Jalan Dilakukan Bertahap
-
Apa yang Dimaksud Trading Halt? Ramai Dibicarakan karena IHSG Anjlok
-
Direksi Emiten Tambang Emas AMMN Mundur
-
Dilema PI 10% Blok Ganal: Antara Hak Daerah dan Beban Investasi Jumbo
-
Rupiah Tembus Rp17.645, Garuda Indonesia Kian Berat Menanggung Utang Dolar
-
5 Saham Ini Paling Banyak Dijual Investor Asing di Sesi I
-
IHSG Keok ke 6.400, Purbaya Minta Investor Tak Takut: Serok Bawah Sekarang, 1-2 Hari Balik