Menteri Kordinator Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan mengungkapkan bahwa pelabuhan Depapre yang akan segera dibangun akan ditetapkan sebagai bagian tol laut untuk memperlancar arus pengiriman barang dari dan keluar Jayapura.
"Presiden sudah lihat ke sana, saya juga ikut. Kita lihat dalam dua tahun ke depan pasti jalan, semua bertahap," ujarnya di Jayapura, Kamis (11/8/2016).
Ia menjelaskan, biaya tinggi yang hingga kini belum teratasi meski tol laut sudah sampai ke Kabupaten Biak, akan tertangani saat Pelabuhan depapre mulai difungsikan.
"Sekarang yang dibangun Pelabuhan Depapre kalau sudah jadi, barang-barang dan kelapa Sawit bisa lebih cepat karena pelabuhan itu cukup dalam jadi nanti mestinya ongkos nanti akan berkurang," kata dia.
Sebelumnya, Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Wiranto dan Menteri Koordinator Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan perkunjung di perbatasan Indonesia-Papua Nugini di Skouw, Distrik Muara Tami, Kota Jayapura, Kamis.
Kedatangan kedua Menko ini didampingi Sekda Papua Heri Dosinaen Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpau, Pangdan XVII/Cenderawasih Mayjen Hinsa Siburian, Ketua DPRP Yunus Wonda dan Kepala Badan Perbatasan dan Kerjasama Luar Negeri Suzana D Wanggai.
Pada saat tiba pintu gebang perbatasan RI dan PNG, sekitar 120-an siswa SD Koya Timur dan SD Inpres Skouw Sae menyambut kedatangan rombongan kedua Menko dengan menyanyikan lagu selamat datang sambil melambaikan Bendera Merah Putih kecil.
Wiranto, Luhut, Heri Dosinen dan Yunus Wonda menyerahkan empat Bendara Merah Putih kepada empat tokoh masyarakat dan adat perbatasan, dilanjutkan dengan pembacaan ikrar setia kepada NKRI oleh perwakilan masyarakat adat. (Antara)
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Bocah-bocah di Sarang Polisi: Asal Tangkap Perkara Aksi Agustus
Terkini
-
Grab Siapkan Dana Jumbo untuk Bonus Hari Raya Jelang Lebaran 2026
-
BEI Akan Terbitkan Daftar Saham yang Pemiliknya Terkonsentrasi
-
Produksi Migas Digenjot, SKK Migas Siapkan 100 Sumur Eksplorasi di 2026
-
Pengidap Autoimun Ini Ubah Tanaman Herbal Jadi Ladang Cuan, Omzet Tembus Ratusan Juta
-
Pasca Danantara, Akademisi Soroti Risiko Hilangnya Karakter Publik BUMN
-
Dari 45.000 Sumur Rakyat, Baru 1 UMKM yang Berhasil Produksi Minyak
-
Dapat Arahan Prabowo, Bahlil Ungkap Izin Tambang Emas Martabe Belum Dicabut
-
Layanan Pelabuhan Dikeluhkan, Pengusaha Minta Pemerintah Turun Tangan
-
Resmi! BEI Tunjuk Jeffrey Hendrik Jadi Pjs Direktur Utama, Jamin Transparansi Saham RI
-
Purbaya: Kita Negara Maritim Tapi Kapal Beli dari Luar