PT TransNusa Aviation Mandiri, sebuah perusahan maskapai penerbangan milik pengusaha Nusa Tenggara Timur, kembali mendatangkan pesawat baru jenis ATR 72-600 dari Prancis.
Pesawat berkapasitas 70 penumpang ini merupakan yang kedua dipesan perusahan, setelah sebelumnya mendatangkan pesawat jenis yang sama untuk menggantikan pesawat yang mengalami insiden di Bandara Halim Perdanakusuma beberapa waktu lalu, kata Chief Executive Officer TransNusa Jodjana Juvenile, di Kupang, Kamis (18/8/2016).
"Pesawat yang baru tiba di Bandara El Tari Kupang itu merupakan pesawat kedua yang dipesan langsung dari Prancis. Nanti akan ada pesawat ketiga. Pesawat ketiga itu akan tiba pada Desember 2016," katanya lagi.
Dia menambahkan, pada 2017 mendatang, perusahan juga berencana akan mendatangkan tambahan sekitar dua sampai tiga pesawat baru.
Pesawat-pesawat baru ini, ujarnya pula, akan menggantikan pesawat jenis Foker-50 milik perusahan yang sudah terlalu lama beroperasi di wilayah itu.
Menurut dia, pihak perusahan menargetkan pada 2020 mendatang semua pesawat jenis Foker, baik yang melayani penerbangan antarwilayah di NTT maupun Nusa Tenggara Barat dan Bali, akan digantikan seluruhnya dengan pesawat jenis ATR 72-600.
Ia menyatakan, paling lambat pekan depan pesawat baru tersebut bisa beroperasi melayani berbagai rute penerbangan di NTT.
"Saat ini, perusahan masih mengurus perizinan, tetapi paling lambat akhir pekan ini sudah bisa mulai beroperasi melayani para pengguna jasa penerbangan," katanya pula.
Dia menegaskan, pihak perusahan terus berupaya berbenah untuk memberikan pelayanan terbaik bagi para pengguna jasa angkutan udara di provinsi berbasis kepulauan itu.
Selama ini, semua pesawat TransNusa 'homebase'-nya di Kupang, tetapi melayani penerbangan di wilayah Nusa Tenggara, yakni NTT, Bali, dan Nusa Tenggara Barat. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 9 HP Gaming Terjangkau Rekomendasi David GadgetIn Buat Lebaran 2026, Performa Kencang!
- Apa Jawaban Minal Aidin Wal Faizin? Simak Arti dan Cara Membalasnya
- Ibu-Ibu Baku Hantam di Tengah Khotbah Idulfitri, Diduga Dipicu Masa Lalu
Pilihan
-
Ironi Hari Air Sedunia: Ketika Air yang Melimpah Justru Menjadi Kemewahan
-
Rudal Iran Hantam Dekat Fasilitas Nuklir Israel, 100 Orang Jadi Korban
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
Terkini
-
Eddy Soeparno: WFH Setelah Lebaran Bisa Pangkas Konsumsi BBM Secara Signifikan
-
Kemenhub Catat Lonjakan 8,58 Persen Pemudik dengan Angkutan Umum, Kereta Masih Jadi Favorit
-
Mengapa Harga Emas Turun di Tengah Kemelut Perang di Timur Tengah?
-
Kendaraan Menuju Puncak Padat, 50.000 Mobil Lalui Tol Jagorawi
-
Pengamat: WFH 1 Hari Memang Tekan Subsidi BBM, Tapi Banyak Pihak Jadi Korban
-
Harga Emas Dunia Mulai Turun, Waktunya Beli Banyak Logam Mulia?
-
Ini 8 Rest Area Tol Cipali yang Bisa Dipakai Saat Arus Balik Lebaran 2026
-
Penumpang Kereta Api Membludak, Okupansi Tembus 150,7%
-
Penjualan Turun, IKEA Pangkas 800 Karyawan
-
Daftar Harga BBM di Tengah Konflik Global, Stabil saat Arus Balik Lebaran 2026