Bank Mandiri menjalin kerjasama dengan platform layanan pemesanan kendaraan terkemuka di Asia Tenggara, Grab, untuk mengintegrasikan layanan mandiri e-cash ke dalam aplikasi serta layanan Grab, baik yang digunakan oleh penumpang maupun mitra pengemudi. Harapannya, kerjasama ini akan meningkatkan kenyamanan penumpang dalam bertransaksi dan memudahkan mitra pengemudi dalam pekerjaan mereka maupun pencairan dana sehingga dapat semakin produktif.
Penandatanganan perjanjian kerjasama dilakukan oleh Direktur Digital Banking and Technology Bank Mandiri Rico Usthavia Frans dan Managing Director Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata di Jakarta, kamis (18/8/2016).
Melalui kerjasama ini, kini para penumpang Grab akan dapat membayar biaya perjalanan dengan memanfaatkan mandiri e-cash langsung dari aplikasi Grab. Penumpang Grab tidak perlu memiliki rekening bank untuk dapat menikmati layanan mandiri e-cash.
Sedangkan bagi mitra pengemudi Grab akan dapat memanfaatkan akun mandiri e-cash pada aplikasi Grab untuk menambah (top-up) kredit Grab dengan lebih mudah dan cepat sehingga dapat mendukung mitra pengemudi dalam pekerjaan mereka.
Selain itu, integrasi yang didukung oleh PT Digital Artha Media sebagai penyedia sistem mandiri e-cash ini juga memungkinkan mitra pengemudi Grab memindahkan saldo tunainya kedalam akun mandiri e-cash dan selanjutnya dapat menarik tunai dana tersebut di semua jaringan ATM Mandiri hanya dengan menggunakan ponsel-nya dari akun mandiri e-cash.
Menurut Rico Usthavia Frans, Bank Mandiri dan Grab akan langsung memulai proses integrasi mandiri e-cash pada aplikasi dan layanan Grab khusus bagi pengguna ponsel pintar berbasis Android, dan selanjutnya akan diimplementasikan pada platform iOS.
Langkah ini, Rico menambahkan, sejalan dengan strategi perseroan untuk menyukseskan Gerakan Nasional Non Tunai bersama dengan mitra yang memiliki basis konsumen yang luas dengan potensi bisnis yang besar.
“Dengan model bisnis yang tengah dikembangkan ini, Grab akan memiliki banyak inovasi layanan yang bisa dimanfaatkan masyarakat dengan mudah dan murah. Nah, mandiri e-cash akan dapat mendukung Grab dalam menciptakan inovasi-inovasi layanan tersebut,” tutur Rico.
Mandiri e-cash sendiri merupakan aplikasi uang elektronik yang berbasis server dan dimaksudkan untuk mendorong terwujudnya less-cash society. Aplikasi yang dapat diunduh melalui akses *141*6# atau di Google Play, App Store, Blackberry App World, Nokia Store, menggabungkan layanan perbankan dengan layanan telekomunikasi yang dapat digunakan masyarakat, baik nasabah maupun bukan nasabah Bank Mandiri. Pada aplikasi ini, nomor telepon seluler pengguna menjadi nomor rekening mandiri e-cash.
Hingga Juni 2016, tercatat lebih dari 1,3 juta pengguna mandirie-cash dengan nilai transaksi mencapai lebih dari Rp665 miliar.
Sementara Ridzki Kramadibrata mengatakan bahwa kolaborasi ini akan menguntungkan Grab karena dapat menjadi awal dari kemitraan jangka panjang dengan Bank Mandiri.
“Dengan teknologi yang mumpuni dan jaringan yang luas, kami percaya bahwa integrasi mandiri e-cash akan menjadi tahapan baru bagi Grab dalam memberikan layanan yang lebih aman, terpercaya dan nyaman, baik bagi penumpang maupun mitra pengemudi,” tutur Ridzki.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 6 Sepeda Lipat Alternatif Brompton, Harga Murah Kualitas Tak Kalah
- 5 Pelembap Viva Cosmetics untuk Mencerahkan Wajah dan Hilangkan Flek Hitam, Dijamin Ampuh
- Siapa Saja Tokoh Indonesia di Epstein Files? Ini 6 Nama yang Tertera dalam Dokumen
- 24 Nama Tokoh Besar yang Muncul di Epstein Files, Ada Figur dari Indonesia
Pilihan
-
Persib Resmi Rekrut Striker Madrid Sergio Castel, Cuma Dikasih Kontrak Pendek
-
Lakukan Operasi Senyap di Bea Cukai, KPK Amankan 17 Orang
-
Juda Agung Tiba di Istana Kepresidenan, Mau Dilantik Jadi Wamenkeu?
-
Viral Dugaan Penganiayaan Mahasiswa, UNISA Tegaskan Sanksi Tanpa Toleransi
-
5 HP RAM 8 GB untuk Multitasking Lancar Harga Rp1 Jutaan Terbaik Februari 2026
Terkini
-
SKF Musnahkan 13,3 Ton Bearing Tiruan Senilai Rp9,5 Miliar
-
Bank Mandiri Raup Laba Rp56,3 Triliun di 2025, Ini Pendorongnya
-
BPS Ungkap Dampak Bencana Sumatera pada Perekonomian Indonesia, Begini Penjelasannya
-
Juda Agung Tiba di Istana Kepresidenan, Mau Dilantik Jadi Wamenkeu?
-
Pertumbuhan Ekonomi 5,11 Persen, Rupiah Malah Amblas ke Level Rp16.842!
-
COIN Optimistis Pemangkasan Biaya Transaksi CFX Akan Picu Efek Berganda
-
Izin Impor BBM Shell Belum Terbit, ESDM: Masih Dievaluasi!
-
Meski Turun, Jumlah Pengangguran RI Capai 7,35 Juta Orang
-
BPS Sebut Investasi Tumbuh Dua Digit di 2025, Ini Penyebabnya
-
ESDM Pastikan RKAB Batu Bara yang Beredar Hoaks