Suara.com - Masa depan suram adalah hantu bagi kebanyakan orang. Namun sudah tahu ada ancaman ini, masih saja ada orang yang menyepelekan soal keuangan. Betul, masa depan gak hanya berhubungan dengan finansial. Tapi manusia modern mana yang bisa hidup tanpa uang?
Kecuali memang berniat hidup menyatu dengan alam. Nggak pegang gadget apa pun. Nggak pusing mikirin mau bikin acara resepsi nikah yang murah di mana. Karena itulah kita nggak bisa main-main kalau urusannya sudah soal duit. Salah satu yang paling dasar adalah mengatur keuangan pribadi.
Hal mendasar ini saja sering ditinggalkan orang-orang. Belanja nggak pakai rencana. Yang penting diskon dibeli—padahal harganya dinaikkan dulu baru dikorting. Kalau sudah begini, penghasilan berapa pengeluaran berapa tiap bulan bisa nggak ada yang tahu. Ujung-ujungnya tabungan malah minus. Tiap bulan gaji habis buat bayar tagihan di sana-sini.
Sebenarnya, memang malas atau nggak tahu cara mengatur keuangan pribadi? Pengaturan keuangan sejatinya nggak ribet.
Nggak usah berpikir harus bikin tabel pakai rumus excel macam-macam. Berikut ini tips mengatur keuangan yang sepele, namun faedahnya sungguh dahsyat buat masa depan.
1. Pasak dan tiang mesti seimbang
Jangan sampai pengeluaran lebih besar daripada pemasukan. Selama bujet menganut prinsip itu, nggak perlu khawatir kocek bakal jebol pada bulan-bulan mendatang.
2. Cermat berhemat
Hemat itu bukan soal membatasi pengeluaran doang. Yang lebih penting, memastikan bahwa duit yang keluar itu betul ada gunanya. Membeli berdasarkan kebutuhan, bukan keinginan.
3. Teliti memberi
Tagihan yang datang, entah telepon entah kartu kredit atau lainnya, harus benar-benar dicek. Mungkin saja terdapat kelebihan tagihan. Kalau ada kelebihan, kita sendiri yang merugi setelah memberi.
4. Tanya Mbah Google
Internet adalah penemuan terpenting sepanjang masa. Lewat Internet, kita bisa tahu harga barang-barang. Begitu juga info-info diskon dari barang kebutuhan sampai tiket perjalanan. Rugi kalau penemuan ini gak kita manfaatkan.
5. Bukan asal nabung
Ada beragam jenis tabungan. Kita mesti memilih yang paling pas dengan kebutuhan kita. Besarannya pun harus dipastikan biar tujuan kita menabung jelas dan dapat tercapai.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Rupiah Ambruk Karena Kondisi Fiskal, Panda Bond dan Swap Currency Tak Selesaikan Masalah
-
Fundamental Terjaga, Tugu Insurance Bukukan Laba Rp265,62 Miliar di Kuartal I-2026
-
Investor Masih Kabur saat IHSG Menguat? Rupiah Kuncinya
-
Bahlil Mau Terapkan Skema Bagi Hasil Migas di Sektor Pertambangan
-
Ada Pejabat Baru di Lingkungan Kementerian ESDM, Ini Daftarnya
-
Pengamat Ingatkan Efek Pelemahan Rupiah Bikin APBN Berdarah-darah
-
Bahlil Fokus Ganti LPG 3 Kg ke CNG, Berapa Harga Jualnya?
-
Dirikan Learning Center di Fakultas Pertanian UGM, Wujud Kepedulian BRI terhadap Pendidikan
-
Rupiah Turun Terus, Purbaya Siapkan Dana Stabilisasi Obligasi
-
Pengamat: Aturan Soal Migas Jadi Biang Kerok Rupiah Terus Jeblok