Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Kamis (8/9/2016) ditutup turun sebesar 10 poin atau 0,19 persen ke level 5.371 setelah bergerak di antara 5.364-5.383. Sebanyak 139 saham naik, 163 saham turun, 92 saham tidak bergerak. Investor bertransaksi Rp5.573 triliun. Di pasar reg-uler, investor asing membukukan transaksi jual bersih (net sell) Rp170 miliar.
Penjesan tersebut tertuang dalam keterangan resmi Managing Partner PT Investa Saran Mandiri, Kiswoyo Adi Joe, Jumat (9/9/2016).
Pasar Amerika berakhir lebih lemah meskipun harga minyak melonjak, karena investor mencerna keputusan kebijakan moneter terbaru dari European Central Bank dan pernyataan dari presidenya yaitu Mario Draghi. ECB mempertahankan suku bunga tidak berubah dan tidak umumkan perpanjangan program kuantitatif. Dow Jones melemah 0.26 persen ke level 18,479. S&P 500 turun 4.86 poin ditutup di level 2,181. dengan saham teknologi informasi pimpin tujuh sektor lebih rendah dan energi yang mengalami kenaikan paling besar. "Nasdaq melemah 0.58 persen, untuk ditutup di 4,804," kata Kiswoyo.
Pasar Eropa ditutup bervariasi, setelah European Central Bank mempertahankan kebijakan suku bunga tidak berubah dan tidak memperpanjang program pem-belian aset. ECB menahan suku bunga acuan pada 0 persen dan tidak menambah program pembelian obligasi yang akan berakhir pada Maret 2017. DAX melemah 0,72 persen ke level 10675. CAC melemah 0,34 persen ke 4542, terbebani oleh pelemahan di sektor barang konsumsi, bahan dasar dan industri. Sementara FTSE 100 ditutup menguat 0,18 persen di 6858. berkat depresiasi Sterling.
Progres kebijakan pengampunan pajak, atau tax amnesty masih dalam tempo yang lambat. Hingga kemarin realisasi jumlah uang tebusan Rp6,59 triliun, atau sekitar 4 persen dari target sebesar Rp165 triliun. Dari data yang di dashboard amnesty pajak, diketahui jumlah uang tebusan sejumlah itu terdiri dari, Wajib pajak (WP) badan UMKM sebesar Rp12,8 miliar, WP badan non UMKM Rp637 miliar, WP orang pribadi UMKM Rp348 miliar, dan terbesar adalah WP orang pribadi non UMKM Rp5,6 ttriliun. Sementara itu, untuk jumlah harta yang sudah diajukan dalam tax amnesty tercatat sudah sebesar Rp 293,62 triliun. Yang terdiri dari harta yang dire-patriasi sebesar Rp14,9 triliun, deklarasi luar negeri Rp 61,1 triliun dan deklarasi dalam negeri Rp 218 triliun. Pada bulan ini jumlah harta yang tercatat yang diajukan dalam tax amnesty memang meningkat jika dibandingkan dengan dua bu-lan pertama. Di dua bulan pertama periode pertama tax amnesty, jumlah harta hanya mencapai Rp 148,95 triliun. Namun, baru hingga pekan pertama di bulan September ini jumlahnya bertambah Rp144,66 triliun.
Berita Terkait
-
Catur Sentosa Adiprana Jaminkan Asetnya ke Danamon Rp49 Miliar
-
Prospek Stimulus Bank Sentral Eropa Bikin Pasar Eropa Menguat
-
Sumber Energi Andalan Mulai Jual Saham dengan Nominal Baru
-
The Fed Diprediksi Tunda Naikkan Suku Bunga, Saham AS Menguat
-
J Resources Asia Pasifik akan Terbitkan 2,64 Miliar Saham Baru
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi
-
Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa
-
Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli
-
Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka
-
Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru
-
Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan
-
Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit
-
Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil
-
Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik
-
Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN