PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB) berencana menerbitkan saham baru sebanyak 2,64 miliar lembar saham. Penerbitan ini melalui penambahan modal tanpa memberikan hak memesan efek terlebih dahulu atau private placement.
Penjelasan tersebut tertuang dalam keterangan resmi Managing Partner PT Investa Saran Mandiri, Kiswoyo Adi Joe, Selasa (6/9/2016).
Keterbukaan informasi yang dipublikasikan Senin (5/9/2016) kemarin perseroan mengumumkan sehubungan dengan rencana perseroan melakukan private place-ment dengan jumlah sebanyak-banyaknya 10 persen dari modal ditempatkan dan disetor perseroan yakni 2,64 miliar saham dengan nilai nominal Rp20 pada harga pelaksanaan sekurang-kurangnya Rp359,2 per saham.
"Sejalan dengan rencana ini, para pemegang saham perseroan dapat memberikan persetujuannya dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) perseroan yang akan diselenggarakan pada Rabu, 12 Oktober 2016 mendatang," kata Kiswoyo.
Disisi lain, PT United Tractors Tbk (UNTR) mengatur strategi. Menyiasati pelemahan bisnis alat berat dan komoditas batubara, PT United Tractors Tbk (UNTR) memperkuat bisnis konstruksi dan pembangkit listrik. Di akhir tahun lalu, UNTR mendirikan PT Unitra Persada Energia (UPE) untuk mencari peluang di sektor energi.
Selain itu, anak usaha Grup Astra ini tengah bersiap meng-garap proyek pembangkit listrik di Jepara, Jawa Tengah bersama dua mitranya, Sumitomo Corporation dan Kansai Electric Power. Proses financial closing ditargetkan dalam waktu dekat. PLTU ini akan menjual listrik ke PLN dengan durasi kontrak sekitar 25 tahun. Sekretaris Perusahaan UNTR mengatakan, bisnis power plant diharapkan berkontribusi kepada UNTR dalam beberapa tahun ke depan. Namun, besaran kontribusinya belum bisa diprediksi.
Berita Terkait
-
Pasar Amerika & Eropa Terpengaruh Kesepakatan Rusia & Arab Saudi
-
Pertumbuhan Pendapatan PT Intermedia Capital Capai 14,6 Persen
-
Bisnis Viva Group Gunakan Strategi Konvergensi 360 Derajat
-
Pertumbuhan Pendapatan Viva Group Diatas Pertumbuhan Industri
-
Total Kontrak Baru Wijaya Karya Capai Rp24,5 Triliun
Terpopuler
- Pasca Penonaktifan, 3.000 Warga Kota Yogyakarta Geruduk MPP untuk Reaktivasi PBI JK
- 5 Pemain Top Dunia yang Berpotensi Ikuti Jejak Layvin Kurzawa Main di Super League
- 7 HP Xiaomi RAM 8 GB Termurah di Februari 2026, Fitur Komplet Mulai Rp1 Jutaan
- 7 HP Murah Terbaru 2026 Buat Gaming: Skor AnTuTu Tinggi, Mulai Rp1 Jutaan!
- 10 HP OPPO RAM 8 GB dari yang Termurah hingga Flagship 2026
Pilihan
-
Kembali Diperiksa 2,5 Jam, Jokowi Dicecar 10 Pertanyaan Soal Kuliah dan Skripsi
-
Geger! Pemain Timnas Indonesia Dituding Lakukan Kekerasan, Korban Dibanting hingga Dicekik
-
Polisi Jamin Mahasiswi Penabrak Jambret di Jogja Bebas Pidana, Laporan Pelaku Tak Akan Diterima
-
Komisi III DPR Tolak Hukuman Mati Ayah di Pariaman yang Bunuh Pelaku Kekerasan Seksual Anaknya
-
Cinta dan Jari yang Patah di Utara Jakarta
Terkini
-
Sorot Agincourt, Prabowo Instruksikan Penilaian Proporsional Izin Tambang Martabe
-
Bahlil: Presiden Instruksikan Cek Ulang Izin Tambang Emas Martabe
-
BRImo Perkenalkan Fitur QRIS Tap, Kini Bayar TransJakarta Jadi Lebih Praktis dan Mudah
-
Bank Mandiri Salurkan Lebih dari 7,45 Juta Bansos pada 2025 untuk Akselerasi Ekonomi Kerakyatan
-
Prabowo 'Pelototi' Jeffrey Hingga Hasan Usai jadi Bos Baru BEI dan OJK
-
Ciri-ciri Phishing dan Tips Agar Terhindar dari Penipuan Online
-
Profil PT Harta Djaya Karya Tbk (MEJA) dan Pemilik Sahamnya
-
Harga Pangan Nasional Hari Ini: Cabai Rawit Rp68.781, Beras Khusus dan Daging Kerbau Lokal Ikut Naik
-
Bos Unilever (UNVR) Indonesia Lapor, Laba Tembus Rp7,6 Triliun di 2025
-
Rupiah Keok, Dolar AS Naik ke Level Rp16.818