Hari ini kakak beradik pengusaha papan atas di Indonesia, yakni Erick Tohir dan Garibaldi Thohir mendatangi Kanwil DJP Jakarta Selatan II yang berlokasi di Gedung Sudirman, Jalan Jenderal Sudirman Kav 56 Jakarta.
Kedatangan keduanya ini untuk ikut serta mensukseskan program pengampunan pajak atau tax amnesty yang sebelumnya sudah lebih dulu dipelopori oleh pengusaha Lippo Group James Riady beberapa waktu lalu.
Bos dari Adaro Energy Tbk tersebut menjelaskan, aset dan dana yang dilaporkan kepada DJP Pajak Kemenkeu dalam program tax amnesty yakni deklarasi dan repatriasi. Namun pihaknya enggan menyebutkan berapa besarannya.
"Repatiasi dan deklarasi? itu kombinasi. Yang dideklarasikan lebih banyak dalam negeri, sekitar 70 persen. Sisanya yang di luar negeri. Karena memang kita lebih banyak di Indonesia," kata Boy saat ditemui di kantor Kanwil DJP, Jakarta Selatan, Rabu (14/9/2016).
Ia pun mengajak kepada seluruh pengusaha di Indonesia untuk mensukseskan program pengampunan pajak ini. Pasalnya, Boy percaya dengan suksesnya tax amnesty ini bisa menjadi pendongkrak perekonomian dalam negeri kedepannya.
"Kita harus percaya ekonomi nasional, karena kita tinggal di sini. Sebagai bangsa Indonesia, sebagai profesional, kalau kita tidak percaya, siapa lagi," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
-
Resmi! Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Jaksa, Ini Syarat yang Harus Dipenuhi
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
Terkini
-
BI Siapkan Wirausaha Baru dan Jutaan Peluang Kerja lewat Program Transformasi UMKM Nasional
-
Gejolak Timur Tengah Bikin LNG Mahal, Indonesia Tak Bisa Menghindar
-
Pertamina: Investasi Terbaik Bukan Teknologi, Tapi SDM Unggul
-
BUMN RI Sulap 60 Ton Sampah Kelapa Jadi Sumber Cuan, Biaya Pakan Ternak Turun 60%
-
IHSG Belum Aman, MNC Sekuritas Prediksi Koreksi Berlanjut Sebelum Menguat
-
Pemerintah Umumkan Stimulus Transportasi Rp 1,54 T, Lengkap dari Pesawat hingga Kapal
-
Teknologi AI Masuk Industri Asuransi, LGI Luncurkan Fitur Cek Kesehatan Otomatis
-
Program Bantuan Pangan Beras 10 Kg & Subsidi Kedelai Dilanjutkan, Anggaran Rp 17,54 T
-
Pemerintah Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Bahan Baku Plastik Jadi 0%
-
Umat Muslim RI Terbanyak Sedunia, Gimana Nasib Ekonomi Syariahnya?