Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono menginstruksikan pejabat Kementerian PUPR sering turun ke lapangan melihat progres percepatan pembangunan infrastruktur yang sedang dikebut penyelesaiannya yang lokasinya tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Hal tersebut diperlukan untuk memastikan target pembangunan infrastruktur bisa tercapai dimana progress fisiknya saat ini telah mencapai 55,69 persen dan realisasi keuangan mencapai 49,11 persen.
“Jangan hanya duduk manis saja, tetapi harus turun ke lapangan untuk mengontrol jalan, irigasi dan lainnya” katanya pada saat memberikan sambutan acara pelantikan Pejabat Tinggi Madya di Kementerian PUPR, Jakarta Rabu (21/9/2016).
Disamping itu Menteri Basuki juga menginstruksikan kepada mitra kerja Kementerian PUPR yakni kontraktor di lapangan untuk menambah waktu kerja menjadi 3 shift kerja per hari selama satu minggu penuh, menambah peralatan, menambah tenaga kerja dan mendorong penggunaan material pabrikasi. Kepada konsultan pengawas, Menteri Basuki minta untuk dilakukan peningkatan pengawasan dilapangan. “Konsultan pengawas jangan hanya jadi backpackers (turis)” tegasnya.
Usai acara pelantikan, Menteri Basuki memerintahkan Direktur Jenderal Sumber Daya Air Imam Santoso untuk meninjau lokasi banjir bandang di Kabupaten Garut dan mengambil langkah-langkah tanggap darurat berkordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan lembaga terkait lainnya.
Sementara itu ruas jalan nasional di Cadas Pangeran, Sumedang, Jawa Barat yang sempat tertimbun longsor sejak Selasa (20/9) malam akibat bencana banjir bandang, telah bisa dilalui kendaraan bermotor pada Rabu (21/9/2016) siang. Penangangan longsor tersebut dilakukan secara bersama-sama oleh Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) bersama dengan Pemerintah Kabupaten Sumedang.
Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah VI, Ditjen Bina Marga Kementerian PUPR, Bambang Hartadi menyebutkan, pasca kejadian longsor, pihaknya langsung mengerahkan kendaraan berupa satu unit mobil pick-up, tiga unit dump truck, satu unit truck crane, satu unit excavator serta peralatan lainnya. Bambang menambahkan, dirinya juga mendapatkan bantuan pelatan dari dinas kabupaten seperti satu unit excavator, satu unit back-hoe dan satu unit loader.
“Kami juga mendapatkan bantuan loader dari Jasa Marga, lalu empat unit mobil pemadam kebakaran dari dinas kabupaten bandung,” sambungnya.
Ruas jalan nasional Cadas Pangeran berada di wilayah ruas penanganan jalan Pembuat Komitmen Bandung-Cileunyi-Jatinangor. Ruas jalan yang tertimbun antara lain pada titik ruas jalan Jatinangor-batas Kota Sumedang Km.Bdg 36+300; Km.Bdg 36+350; Km.Bdg 36+750; Km.Bdg 37+700; Km.Bdg 37+780; Km.Bdg 38+400 ( lokasi tebing/lajur dari Bandung ke arah Sumedang).
Curah hujan yang cukup tinggi membuat terjadinya longsoran tanah dan bebatuan serta pohon-pohon tumbang dari tebing yang jatuh menutupi badan jalan (saluran, bahu dan bahu jalan), sehingga lalu lintas tertutup tidak bisa dilintasi kendaraan.
“Pada saat malam itu juga oleh tim kami bersama-sama dengan Kepolisian Sumedang, Dinas PU Kabupaten Sumedang, Basarnas dan Perhutani dengan melakukan pembersihan terhadap tanah, bebatuan dan pohon-pohon yang tumbang serta pengamanan lokasi terhadap jalur lalu lintas dengan diberlakukan jalur lalu lintas di tutup baik ke arah Sumedang ataupun arah Bandung dengan mengalihkan melalui jalur Rancakalong-Cipali,” ungkap Bambang.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
- 7 Parfum Lokal Wangi Segar Seperti Habis Mandi, Tetap Clean Meski Cuaca Panas Ekstrem
- 5 HP Samsung Galaxy A 5G Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Performa Gak Kaleng-kaleng
- 7 Sepatu Lari Lokal yang Wajib Masuk List Belanja Kamu di Awal Mei, Nyaman dan Ramah Kantong
- Promo Alfamart Double Date 5.5 Hari Ini, Es Krim Beli 1 Gratis 1
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Laba Bank Jago Melonjak 42 Persen di Kuartal I 2026, Tiga Arahan Jadi Kunci
-
Dorong Reintegrasi Sosial, Kemnaker Siapkan Akses Kerja bagi Eks Warga Binaan
-
Integrasi Holding Ultra Mikro Jangkau 33,7 Juta Pelaku Usaha, Bukti BRI Berpihak pada Rakyat
-
Purbaya Bebaskan Pajak untuk Merger BUMN, Kasih Waktu 3 Tahun
-
Direktur Pegadaian Raih Penghargaan Women in Business Leadership 2026
-
Ukuran Tabung CNG 3 Kg Diprediksi Lebih Besar dan Berat dari LPG 12 Kg
-
BRILink Agen Tembus 1,18 Juta per Maret 2026, Jangkau Lebih dari 80% Desa di Indonesia
-
Purbaya Sebut KEK Finansial di Bali Bakal Mirip Dubai, Tak Akan Tarik Pajak
-
MinyaKita Makin Mahal, Harganya Tembus Rp 22.000
-
Pengamat: Industri Baja RI Terancam Kehilangan Pelanggan