Suara.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati meminta kepada masyarakat atau para pengusaha tidak perlu khawatir jika periode program pengampunan pajak atau tax amnesty berakhir, Jumat (30/9/2016) besok.
Pasalnya, pemerintah tidak akan menaikan tarif tebusan hingga 200 persen dalam periode kedua tax amnesty.
"Saya mau sampaikan terutama kepada Kadin, kayaknya itu akhir September ini dunia akan runtuh saja. Karena tarif tebusan tax amnesty mengalami kenaikan. Naiknya nggak 200 persen, naiknya itu dari 2 persen ke 3 persen saja," kata Sri saat menggelar konferensi persnya di kantor Ditjen Pajak Kementerian Keuangan, Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Selasa (27/9/2016).
Ia pun mengajak seluruh pengusaha atau Wajib Pajak di Indonesia yang belum melaporkan harta kekayaannya untuk mengikuti program ini.
Pasalnya, keberadaan tax amnesty ini bisa membuat perekonomian di Indonesia menjadi lebih baik lagi dan bisa menggairahkan industri di dalam negeri.
"Jadi ini kesempatan yang baik. Jangan takut dengan tax amnesty ini. Karena meski ada kenaikan tarif tebusan tidak akan menyiksa pengusaha," katanya.
Menanggapi hal tersebut, Ketua Kadin Rosan Roeslani mengatakan pihaknya akan terus mengajak pengusaha terutama di anggota Kadin untuk mengikuti program pengampunan pajak ini.
"Ini gerakan yang terus bergulir. Kadin tidak hanya sampaikan yuk kita declare, namun bagaimana repatriasi dana kita," katanya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Mosi Tidak Percaya! Jajaran Wakasek dan Guru SMPN di Subang Mundur Massal
-
Lolos ke Final Usai Singkirkan Persija, Lucho Keluhkan Lapangan Dipta yang Keras dan Kering
-
Singkirkan Arema FC, Persebaya Tantang Persib di Final Piala Presiden 2026
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan