Suara.com - Wakil Presiden Jusuf Kalla mengaku, pihaknya masih optimis target uang tebusan program pengampunan pajak atau Tax Amnesty sebesar Rp165 triliun akan tercapai hingga Maret 2017 mendatang. Pasalnya, hingga saat ini antusiasme masyarakat terutama para Wajib Pajak dinilai masih sangat tinggi untuk mendaftarkan diri dalam program ini. Ini yang mendasari keyakinannya jika target uang tebusan bisa tercapai pada saat program amnesti pajak berakhir.
"Ya masih ada waktu sisa (September) kita optimistis. Pengusaha deklarasi bisa mencapai Rp3.000 triliun ini cukup bagus. Kita optimistis sampai akhir (Maret 2017)," kata JK saat ditemui di gedung Jakarta Convention Center, Jakarta Selatan, Rabu (28/9/2016).
Ia pun mengaku, hingga saat ini pemerintah terus berusaha mensosialisasikan dan mengajak seluruh masyarakat atau Wajib Pajak untuk tidak melewatkan kesempatan mengikuti program Tax Amnesty ini.
Berdasarkan data yang dilansir melalui www.pajak.go.id, Rabu (28/9/2016) pukul 09.00 WIB, total tebusan berdasarkan surat setoran pajak yang diterima berhasil meraup mencapai Rp73,3 triliun. Berdasarkan data tersebut, total tebusan mencapai Rp73,3 triliun berasal dari pembayaran berdasarkan SSP sebesar Rp69,9 triliun, pembayaran tunggakan Rp3,06 triliun, dan pembayaran bukti permulaan Rp322 miliar.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
Terkini
-
BPS: Ibu Hamil di Indonesia Timur Hadapi Risiko Kematian Jauh Lebih Tinggi
-
Masih Didorong Pertumbuhan Ekonomi, IHSG Merangkak Naik ke Level 7.100 di Sesi I
-
Netzme Jadi Pelopor QRIS Antarnegara dengan China
-
Pertamina Perkuat Kolaborasi Global untuk Dongkrak Produksi Migas Nasional
-
Diam-diam Danantara Beli Saham GOTO, Nilai Transaksinya Dirahasiakan
-
Berapa Besaran Pesangon PHK Menurut UU Cipta Kerja? Pahami Komponen dan Cara Menghitungnya
-
Trump Lontarkan Sinyal Damai dengan Iran saat Cadangan Minyak AS Merosot Tajam
-
BSI Tunjuk Bos Besar MUI jadi Komisaris, Dulu Pernah Kritik Prabowo Agar Keluar dari BoP
-
OJK Bongkar Penipuan di Tren Event Olahraga, Ini Modusnya
-
Banjir Impor Baja Murah asal China, Krakatau Osaka Steel Resmi Umumkan Kebangkrutan