Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) mensosialisasikan sejumlah pedoman dalam Standar Nasional Indonesia (SNI) dan sejumlah Inovasi teknologi guna menunjang penyelenggaran infrastruktur bidang PUPR untuk mendukung percepatan pembangunan infrastruktur, khususnya di wilayah Timur Indonesia. Sekretaris Balitbang PUPR, Bernaldy menyatakan salah satu pedoman yang sedang gencar disosialisasikan adalah Peraturan Menteri PUPR Nomor 28 Tahun 2016 tentang Pedoman Analisis Harga Satuan Pekerjaan Bidang Pekerjaan Umum.
“Salah satunya yang lagi ngetren adalah Pedoman Analisa Harga Satuan Pekerjaan yang telah diatur dalam Permen PUPR Nomor 28 tahun 2016 yang dimasukan sebagai acuan dalam perhitungan pembangunan pemerintah, pengadaan barang dan jasa pemerintah, pengadaan bahan konstruksi dan bangunan, dan biaya jasa perawatan konstruksi baik itu kontraktor maupun konsultan” kata Bernaldy saat membuka rangkaian kegiatan sosialisasi terpadu penyelenggaraan infrastruktur PUPR TOT Pedoman Analisias Harga Satuan Pekerjaan (AHSP) Bidang Pekerjaan Umum, Sorong, Papua Barat melalui keterangan tertulis, Rabu (28/9/2016).
Analisa harga satuan pekerjaan tersebut merupakan perhitungan kebutuhan biaya tenaga kerja, bahan dan peralatan untuk mendapatkan harga satuan atau satu jenis pekerjaan di bidang pekerjaan umum. Pedoman ini menjadi acuan dalam menghitung biaya pembangunan sebagai kelengkapan proses pekerjaan konstruksi. Juga digunakan sebagai dasar menyusun Harga Perkiraan Sendiri (HPS) dan Harga Perkiraan Perencana (HPP).
Ditambahkannya Balitbang mempunyai tugas untuk mengukur mutu, layanan advis teknis, serta menawarkan kebijakan-kebijakan yang ada di Kementerian PUPR dalam merespon isu-isu strategis nasional Kementerian PUPR. Untuk itu menurut Bernaldy, Balitbang berkewajiban untuk menyampaikan kebijakan dan teknologi kepada seluruh pemangku kepentingan dalam penyelenggaraan infrastruktur PUPR.“Untuk target sasaran peserta kegiatan ini adalah seluruh provinsi di wilayah timur seperti pulau Papua, Papua Barat, Maluku dan Maluku utara,” ujarnya
Acara ini dihadiri oleh 150 orang yang terdiri dari wakil pemerintah Provinsi, pemerintah Kabupaten dan Kota, pelaku perumahan, pengamat, perguruan tinggi dan jasa konstruksi. Rangkaian kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Sekretaris Balitbang, Bernaldy dan juga dihadiri oleh Sekretaris Bappeda Omesimus Assem, Kepala Dinas PU Kota Sorong J. Sinaga, Kepala Balai Wilayah Sungai (BWS) Papua Barat Ehoy Koyari, Kepala BWS Papua Merauke Nimbo Rumaropen, Kepala BWS Papua Happy Mulya dan Kepala Pusat Litbang (Puslitbang) Sumber Daya Air Willian M. Putuhena.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 Sepatu Running Lokal yang Anti Licin dan Senyaman Skechers, Harga Cuma Rp200 Ribuan
- 8 Sunscreen di Indomaret untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas sesuai Review
- 7 Pilihan HP Murah Terbaik Harga 1 Jutaan Juli 2026: NFC hingga Baterai 7000 mAh
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 2 Juli 2026, Ada Kuda hingga Anjing
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Kasus Penipuan Keuangan Tembus 579 Ribu, Bank dan Fintech Diminta Beralih ke AI
-
Komisi Ojol Dipangkas Jadi 8%, Ekonom: Belum Tentu Bikin Driver Lebih Sejahtera
-
Dugaan Cuci Uang Emas Ilegal Diusut, Modusnya Samarkan Hasil Tambang Tanpa Izin
-
Rekam Jejak Novel Bamukmin, Eks FPI yang Diisukan Jadi Komisaris BUMN
-
Rupiah Menguat, Tapi Masih Betah di Level Rp17.900 per Dolar AS
-
Harga Pertamax Harusnya Rp13.700, Ekonom: Ada Upaya Pertamina Pulihkan Margin
-
Purbaya Ngeluh Bawahannya Lelet Urus Aset Negara, Singgung Kasus BLBI
-
Nyaris 10.000 Karyawan Tokopedia Kena PHK Massal, Bermula dari Akusisi Tiktok
-
B50 Resmi Disalurkan ke Industri, Pertambangan Jadi Penerima Perdana
-
2 Cara Tukar Uang Rusak di Bank, Bisa Datang Langsung atau Lewat Aplikasi