Suara.com - Perwakilan Kementerian Perdagangan di luar negeri konsisten untuk terus mempromosikan produk-produk Indonesia. Indonesian Trade Promotion Center (ITPC) Sao Paulo menggelar forum bisnis untuk mempromosikan furnitur dan produk makanan olahan Indonesia.
“Promosi akan terus dilakukan agar produk Indonesia lebih dikenal luas oleh konsumen Brasil yang wilayah dan jumlah penduduknya sangat besar. Promosi juga dilakukan melalui pemasaran digital karena 47 persen dari 204 juta penduduk Brasil aktif di media sosial,” kata Kepala ITPC Sao Paulo Tonny Hendriawan dalam keterangan tertulis, Rabu (28/9/2016).
Forum bisnis yang digelar pada Kamis lalu (22/9/2016) juga menampilkan sejumlah furnitur papan atas Indonesia. Furnitur diambil dari sentra-sentra furnitur Indonesia di Cirebon, Jepara, Yogyakarta, dan Bali yang diimpor oleh Warehouse Brasil. Model serta bahan furnitur yang kokoh dan solid dengan ukiran dan motif yang unik menjadi daya tarik bagi pebisnis yang hadir.
Sementara itu, produk makanan olahan yang ditampilkan antara lain produksi dari PT ABC President, PT Manohara Sari, PT Indofood, PT Gunung Sarihijau Enamtiga, dan PT Garuda Food. Ditampilkan juga produk lain seperti bulu mata palsu dari PT Panon dan tisu basah produksi PT Asia Pacific Fortuna Sari.
Forum bisnis tersebut dihadiri sekitar 60 pelaku usaha dari Sao Paulo dan sekitarnya yang terdiri atas pelaku usaha Brasil yang akan berkunjung ke Trade Expo Indonesia (TEI) 2016. Para importir yang hadir juga memiliki hubungan bisnis dengan Indonesia selama ini serta yang berminat dengan produk dari Indonesia. Hadir pula pelaku usaha dan importir Brasil yang diusulkan menerima Primaduta Award dari Pemerintah Indonesia. Sebanyak 11 pelaku usaha Brasil menyatakan rencananya untuk hadir pada TEI tahun ini.
Forum bisnis dibuka oleh Duta Besar Indonesia untuk Brasil Toto Riyanto. “Indonesia dan Brasil juga diharapkan dapat mempererat kerja sama dan meningkatkkan investasi di sektor agrikultur, maritim, perikanan, pariwisata, dan, industri,” tegas Toto dalam sambutannya.
Selain produk furnitur dan makanan olahan, juga ditampilkan makanan khas Indonesia seperti nasi tumpeng lengkap, soto, gado-gado, sate, rendang, kue-kue tradisional. Hidangan tersebut menuai pujian dari pelaku usaha yang hadir. Dalam kesempatan ini, juga ditampilkan kesenian tari Topeng dari Bali yang dibawakan oleh mahasiswa Brasil dan pertunjukkan silat oleh pesilat warga Brasil.
Warga Brasil yang menjadi pelaku kesenian Indonesia menjadi daya tarik tersendiri karena selama ini, warga Brasil lebih sering membicarakan keindahan pantai Indonesia dengan ombaknya untuk berselancar dan menyelam. Setidaknya, tarian dan silat Indonesia mampu memberikan suasana baru di Brasil yang terkenal dengan tarian samba dan seni beladiri capoeira-nya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Mengapa Harga Emas Antam Terjun Bebas Pekan Ini? Simak Analisisnya
-
Karir Pekerja Terancam AI? Ini Kunci Agar Tetap Relevan di Masa Depan
-
Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi
-
Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa
-
Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli
-
Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka
-
Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru
-
Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan
-
Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit
-
Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil