Trade Expo Indonesia (TEI) ke-31 tahun 2016 sebentar lagi digelar. Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) Kementerian Perdagangan Arlinda menyatakan, para pengusaha dari 73 negara yang direkomendasikan KBRI dan KJRI bakal mendapatkan penginapan gratis selama tiga hari dan dua malam di lima hotel official partner Kemendag. Tak kurang 1.000 kamar hotel disediakan gratis untuk para buyer yang berpotensi melakukan transaksi bisnis di TEI 2016.
“Kehadiran buyer merupakan salah satu kunci kesuksesan dalam penyelenggaraan pameran dagang bertaraf internasional ini. Mereka akan diberikan fasilitas akomodasi dan transportasi. Ini juga sebagai bentuk dukungan pemerintah mendorong kehadiran buyer,” ujar Arlinda dalam keterangan tertulis, Senin (3/10/2016).
Para buyer akan diverifikasi untuk memastikan potensi mereka dalam melakukan kerja sama bisnis dengan eksibitor TEI 2016. Fasilitasi akomodasi ini berlaku selama 11-13 Oktober 2016.
Selain akomodasi, panitia penyelenggara dari Kemendag juga akan menjemput buyer saat tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Di samping itu, juga disediakan free shuttle bus pulang-pergi dari masing-masing hotel ke JIExpo Kemayoran, selama dua hari pertama penyelenggaraan TEI.
“Keberadaan shuttle bus ini sangat menguntungkan buyer, mengingat TEI akan menempati area pameran seluas 50.000 m2. Dengan menaiki shuttle bus, buyer akan diantar langsung ke lobi utama JIExpo, sehingga lebih mudah dan lebih dekat untuk menuju sejumlah hall tempat produk-produk yang diminati berada,” tutur Arlinda.
Primaduta Award
Kemendag juga mengapresiasi peranan dan partisipasi buyer melalui penganugerahan Primaduta Awards. Buyer yang berhak mendapatkan penghargaan ini adalah yang memenuhi kriteria telah mengimpor selama lima tahun, nilai dan volume impor terus tumbuh, jenis produk yang diimpor semakin bervariasi, dan inspiratif karena turut membangun citra produk Indonesia.
Tahun ini, Primaduta Award 2016 akan diberikan kepada 60 buyers terpilih hasil seleksi 261 buyer dari 38 negara sahabat. Jumlah buyer yang direkomendasikan untuk mendapatkan Primaduta Awards tahun ini lebih besar dibandingkan pada penyelenggaraan tahun lalu yang tercatat sebanyak 210 buyer dari 30 negara.
“Peningkatan jumlah buyer memperlihatkan adanya peningkatan minat buyer terhadap produk-produk Indonesia maupun terhadap penghargaan bergengsi ini,” tambah Arlinda.
Primaduta Award diberikan kepada buyer yang telah mendapatkan verifikasi dari perwakilan RI di luar negeri, yaitu Atase Perdagangan, pejabat Indonesia Trade Promotion Centre (ITPC), ataupun Kamar Dagang dan Ekonomi Indonesia (KDEI). Sebagaimana pada penyelenggaraan TEI sebelumnya, Primaduta Award tahun ini juga akan diserahkan saat pembukaan TEI pada 12 Oktober 2016, bersamaan dengan penyerahan Primaniyarta Award kepada 30 eksportir terbaik di Indonesia. Presiden RI Joko Widodo direncanakan menyerahkan langsung kedua penghargaan tersebut kepada para eksportir dan buyer terpilih.
Berita Terkait
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Penyebab Harga BBRI Melesat Hari Ini, Sahamnya Diprediksi Rebound Tinggi
-
Manfaatkan Reksa Dana BRI, Fakultas Pertanian UGM Beasiswai 6 Mahasiswa dari Keuntungan Investasi
-
Purbaya Anggap Pertumbuhan Ekonomi RI 5,61 Persen Keajaiban: Kita Keluar dari Kutukan 5%
-
Emas Naik Pelan-pelan, Harganya Diproyeksi Bisa Tembus USD 5.200
-
Bertemu di Hotel Borobudur, Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Terseret Dakwaan Korupsi Impor?
-
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,61 Persen, Tapi Dinilai Rapuh karena Bergantung Konsumsi
-
Platform Kripto OSL Indonesia Umumkan Migrasi Bursa dan Kliring
-
Pertamina dan LanzaTech Berkolaborasi Dorong Investasi Energi Bersih Berbasis Teknologi
-
Sektor Ekonomi Kreatif RI Serap Tenaga Kerja 27,4 Juta
-
Multiplier Effect Industri Hulu Migas, Dukung Perekonomian Daerah