Tax amnesty di Indonesia terbilang sukses bahkan paling sukses di dunia. Periode pertama amnesti pajak telah berakhir pada 30 September 2016 mencapai Rp3.625 triliun berdasarkan surat pernyataan harta (SPH). Harta tersebut terdiri atas deklarasi dalam negeri senilai Rp 2.536 triliun, deklarasi luar negeri senilai Rp952 triliun, dan repatriasi Rp137 triliun.
Apakah dampak luar biasa tax amnesty ini akan menyentuh sektor properti? Ali Tranghanda, CEO Indonesia Property Watch sebelumnya pernah memperkirakan bahwa sebesar Rp70 triliun dana repatriasi ini akan masuk ke properti. Menurut beliau dengan asumsi sampai akhir masa tax amnesty 1 April 2017 diperkirakan dana masuk sebesar Rp150 triliun.
"Melihat perkembangan saat ini maka tidak mustahil nilai itu akan tercapai bahkan melebihi perkiraan sebelumnya. Angka Rp70 triliun atau sebesar 47 persen dari perkiraan dana repatriasi pun dirasakan tidak terlalu muluk, bahkan dimungkinkan sampai 60 persen-nya akan masuk ke sektor properti," kata Ali dalam keterangan tertulis, Jumat (7/10/2016).
Momen ini sangat luar biasa karena bertepatan dengan siklus properti yang sudah mulai bergerak naik. Dari hasil analisis yang dilakukan Indonesia Property Watch, saat ini tren penjualan properti telah bergerak tipis atau tumbuh 3,2 persen berdasarkan unit terjual. Meskipun masih kecil namun ini lebih merupakan sinyal positif bahwa properti sudah mulai bergerak naik. Dengan adanya tambahan 'bahan bakar' dari dana repatriasi ini maka pergerakan properti akan luar biasa dan akan mulai terasa sekali di triwulan II tahun 2017. "Belum lagi bila dihubungkan dengan beberapa stimulus yang 'kebetulan' berbarengan," ujar Ali.
Dana repatriasi yang diparkirkan pada instrumen perbankan dapat masuk ke sektor properti melalui beberapa jalur, antara lain pembelian saham properti di bursa saham, penyertaan modal kepada para pengembang, atau pembelian langsung properti. Dengan dikeluarkannya PMK 122 tahun 2016 yang dengan jelas memperbolehkan pembelian langsung ke sektor properti berupa tanah dan atau bangunan. Pembelian langsung properti ini dipercaya menjadi salah satu bentuk investasi yang paling solid dan aman yang seharusnya paling banyak di pilih para investor. Dengan dana yang masuk ke sektor properti sebesar Rp 70 triliun berarti akan terjadi peningkatan 1,5 kali lipat kapitalisasi pasar properti efektif di tahun 2017 dengan rata-rata kapitalisasi pasar properti nasional sekitar Rp 150 triliun per tahun. Ini belum termasuk dana-dana diluar repatriasi yang telah dideklarasikan.
“Masuknya aliran dana ke sektor properti tentunya tidak harus selalu dari dana repatriasi, bahkan para obyek pajak yang telah mendeklarasikan hartanya pun tetap memiliki uang yang selalu siap untuk segera diinvestasikan properti khususnya akan menyasar di segmen menengah atas,” lanjut Ali.
Di tengah eforia aliran dana repatriasi ke sektor properti Ali mengingatkan bahwa dimungkinkan harga properti menengah atas akan meningkat, dan pemerintah harus mempunyai langkah antisipatif karena diperkirakan harga-harga tanah di beberapa wilayah akan ikut terdongrak naik. "Jangan sampai tanah-tanah untuk penyediaan rumah rakyat menjadi semakin terbatas," tutup Ali.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- 61 Kode Redeem FF Max Terbaru 20 Maret 2026: Raih THR Idul Fitri, AK47 Lava, dan Joker
- 30 Link Twibbon Idul Fitri 2026 Simpel Elegan, Cocok Dibagikan ke Grup Kantor dan Rekan Kerja
- 7 HP Samsung Terbaik untuk Orang Tua: Layar Besar, Baterai Awet
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Menkeu Ingin Bangkitkan Marketplace Lokal untuk Saingi Dominasi Aplikasi China
-
Pulang Kampung Lebih Tenang Ikut Mudik Gratis PLN, Simak Pengalaman Pemudik!
-
Spesial Lebaran, BRI Hadirkan Program Cashback hingga 20% Biar Tagihan Bulanan Jadi lebih Hemat
-
BRI Kenalkan Cara Praktis Berbagi THR Lebaran Pakai Layanan Digital QRIS Transfer dan Emas BRImo
-
5 Keuntungan Beli Emas setelah Lebaran, Investasi Cerdas agar THR Tak Langsung Habis
-
Cara Tarik Tunai Saldo GoPay Tanpa Kartu di ATM BRI
-
Tambah Kenyamanan Pemudik EV, PLN Siapkan SPKLU Center di Sepanjang Trans Jawa dan Titik Strategis
-
Krisis Energi, Amerika Serikat Cabut Sanksi untuk Minyak Iran
-
Purbaya Optimistis Pertumbuhan Ekonomi Tembus 5,7 Persen di Q1 2026
-
Harga Emas Antam, UBS dan Galeri24 di Hari Lebaran: Ada yang Stabil, Ada yang Turun