Kementerian Perdagangan berkomitmen memperkuat ekspor produk dari berbagai daerah di Indonesia. Melalui Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN), Kemendag memanfaatkan setiap momen acara wisata. Salah satunya melalui pameran produk-produkunggulan daerah pesisir. Promosi yang dihelat bersama agenda wisata tahunan “Sail Selat Karimata 2016” ini diselenggarakan pada 12-15 Oktober 2016 di Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat.
“Perhelatan akbar Sail Selat Karimata 2016 diharapkan mampu menarik minat pelaku usaha mancanegara terhadap potensi produk-produk unggulan daerah pesisir Indonesia yang selama ini belum tergali secara maksimal,” tegas Direktur Jenderal PEN Arlinda di Jakarta hari ini, Selasa (11/10/2016).
Arlinda meyakini kegiatan pameran di sela acara wisata yang sudah termasyhur ini akan berdampak positif pada produk-produk asal Kalimantan Barat. Ekspor produk unggulan daerah bakal menambah devisa, termasuk yang berasal dari sektor jasa. Saat ini nilai ekspor Kalimantan Barat ke dunia cukup besar sekitar USD 260,59 juta (periode Januari-Juli 2016). Produk utama ekspornya antara lain produk karet, plywood, crude palm oil (CPO), dan tembakau. Negara tujuan ekspor terbesar yaitu Jepang, Korea Selatan, dan India.
Sail Selat Karimata 2016 merupakan rangkaian kegiatan Sail Indonesia yang telah menginjak tahun ke-8. Salah satu bentuk kegiatan promosi di dalamnya yaitu Pameran Potensi Daerah. “Upaya promosi ini merupakan sebuah langkah strategis dalam membangun dan mengembangkan potensi daerah di Indonesia, khususnya di wilayah Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat yang berbatasan langsung dengan Selat Karimata,” kata Arlinda.
Melalui Pameran Potensi Daerah, para pelaku usaha dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas produk yang memiliki nilai tambah. Para pelaku usaha juga dapat mengembangkan jejaring pemasaran guna mewujudkan iklim perdagangan dan investasi yang kondusif bagi produk atau komoditas unggulan daerah dan nasional.
Diadakannya kegiatan Sail Selat Karimata 2016 bertujuan untuk meningkatkan dan melaksanakan percepatan pembangunan daerah yang melibatkan 4 provinsi, yaitu Kalimantan Barat, Bangka Belitung, Kepulauan Riau, dan Jambi. Acara puncak kegiatan ini akan diadakan di Sukadana, Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat pada 15 Oktober 2016 dan rencananya akan dihadiri oleh Presiden Joko Widodo.
Dalam pameran ini, Kemendag menampilkan produk tas, dompet, cushion (dari bahan tenun), jaket kulit, tas kulit, aksesori kulit, batik, busana, sandal, kayu batik, perhiasan dari mutiara, kerajinan tangan, dan olahan pangan lidah buaya. Ada delapan peserta yang berpartisipasi, yaitu Hanung Craft, Style Leather Collection, Datik Batik Collection, Rudy Natural, Sahidah Songket, Himpunan Pelaku Usaha Kecil Menengah (HIMPU) Kota Pontianak, Mutiara Lombok, dan Asri Craft.
“Kesempatan ini dapat menjadi peluang promosi bagi daerah dalam mengembangkan potensi daerahnya sekaligus mempromosikan produk-produk unggulan yang berorientasi ekspor,” tandas Arlinda.
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
-
Bukan Ragnar Oratmangoen! Persib Rekrut Striker Asal Spanyol, Siapa Dia?
-
Obsesi Epstein Bangun 'Pabrik Bayi' dengan Menghamili Banyak Perempuan
Terkini
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Pertamina Gagalkan Pencurian 10 Ton Minyak Mentah di Prabumulih
-
Pandu Sjahrir Beberkan Mekanisme Danantara Investasi di Pasar Saham
-
Danantara Tak Mau Ikut Campur Soal Saham Gorengan yang Diusut Bareskrim
-
Tak Lagi Andalkan Listrik, Bisnis Beyond kWh Didorong Jadi Sumber Pertumbuhan
-
Setelah Perbaiki KRAS, Danantara Bangun Pabrik Baja Baru
-
BRI Perkuat Transformasi Digital, Pengguna BRImo Tembus 45,9 Juta
-
KPK OTT Pegawai Pajak dan Bea Cukai Sekaligus, Purbaya: Saya Dampingi Tapi Tak Intervensi
-
Anak Buah Menkeu Purbaya Kena OTT KPK
-
Pejabat Tinggi Bea Cukai Pusat Diperiksa KPK, Anak Buah Menkeu Purbaya Pasrah