Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Ignasius Jonan mengaku siap menjalakan tugas barunya sebagai Menteri ESDM. Bahkan Jonan sudah merancang beberapa pekerjaan prioritas yang akan dilakukannya dalam memimpin Kementeriannya ke arah yang lebih baik.
"Beberapa prioritas yang bisa saya mengerti sesuai arahan Pak Menko, itu satu, Masela, kedua, East Natuna, ketiga, kalau isu relaksasi minerba dan PP-nya, lalu 35 gigawatt, semua oprator PLN dan Pertamina lebih efisien, draf PP 79, masalah Freeport, masalah Newmont, masalah revisi UU Minerba dan migas. Mengenai harga gas apa kalau zonasi dan sebagainya," kata Jonan saat ditemui di Kementerian ESDM, Jakarta Pusat, Senin (17/10/2016).
Namun, lanjut Jonan, dari seluruh pekerjaan prioritas ini, capacity building merupakan salah satu perhatiannya. Pasalnya, Kementerian ESDM merupakan kementerian teknis, dimana seluruh jajarannya harus benar-benar mengerti secara teknis.
"Contoh misalnya, ada orang pemegang gelar doktor di perkeretaapian tapi dia nggak bisa mengoperasikan sebuah kereta kan percuma. Ini yang menjadi sorotan penting ke depannya," katanya.
Jonan pun mengaku, untuk mensukseskan seluruh program prioritas tersebut akan lebih banyak belajar dan berdiskusi dengan para pejabat eselon 1 dan 2 agar pemahaman terkait isus-isu disektor energi bisa lebih baik.
Meski dirinya belum mengenal sektor energi, namun Jonan telah mendapat arahan dari Presiden Jokowi tentang apa yang harus dilakukan dalam memimpin kementerian strategis ini.
"Sumber daya alam apapun bentuknya untuk kesejahteraan bangsa dan negara. Ini arahan presiden secara umum. Saya tetap mematuhi UU dan peraturan di bawahnya, sebisa mungkin tidak menghambat. Tapi ini saya pikir harus mengikuti perkembangan jaman," kata Jonan.
Berita Terkait
Terpopuler
- LHKPN Tembus Rp7,2 Miliar, Kendaraan Plt Jampidsus Rudi Margono Cuma Motor Honda Seharga Rp5 Juta
- HP Murah Tapi Bagus HP Apa? Ini 9 Rekomendasi Terbaik Mulai Rp1 Jutaan
- 5 Sepatu Kanky Warna Putih Mulai Rp160 Ribuan, Nyaman dan Stylish
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- Tan Kian Orang Terkaya ke Berapa di Indonesia?
Pilihan
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
Terkini
-
11 Bahan Pokok Utama Aman, Bapanas Jamin Harganya Stabil
-
Penyidik Polri Antar Lagi Bukti Kasus Febrie Adriansyah, Ada Bingkai Berbalut Seprai MU
-
Terdakwa Terakhir Kasus Bea Cukai Segera Disidang, KPK Limpahkan Berkas ke Pengadilan Tipikor
-
Pendidikan Dianaktirikan: Mengapa Indonesia Masih Pelit Investasi pada Otak Rakyatnya?
-
Prabowo Sambangi Kedubes Qatar, Sampaikan Belasungkawa Wafatnya Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani
-
51 Saksi Diperiksa, Kejari Buka Suara Soal Belasan Anggota DPRD di Kasus Lampu Jalan Palembang
-
Satu Keluarga Palestina Tewas Dibom Israel di Deir el-Balah Jalur Gaza
-
Rekam Jejak Kuntadi, 'Algojo' Kasus Timah Harvey Moeis Kini Jadi Calon Kuat Jampidsus
-
Tersingkirnya Prancis dan Penegasan Hakiki Sepak Bola Harus Dimainkan Secara Kolektif
-
5 Sepatu Lari Lokal Terbaik untuk Pemula di Indonesia