Rencana PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) mengakuisisi PT Pertamina Geothermal Energy (PGE), anak usaha PT Pertamina (Persero) di bisnis panas bumi dinilai belum mendesak. Sebab pengembangan energi panas bumi oleh PGE dinilai masih berkembang dengan baik.
"Ini sebetulnya topik yang sensitif. Saya tidak dalam kapasitas menilai rencana akuisisi itu benar atau salah. Tapi sepanjang yang saya tahu, pengembangan panas bumi sebagai sumber energi oleh PGE terus berlangsung. Seharusnya biarkan PGE tersebut terus memaksimalkan peranannya," kata Sanusi Satar, Wakil Ketua Asosiasi Panas Bumi Indonesia (API) saat dihubungi Suara.com, Senin (17/10/2016).
Sanusi menegaskan bahwa investasi pengembangan energi panas bumi menjadi sumber tenaga listrik tak bisa dilakukan sembarangan. Perusahaan yang hendak mengembangkan panas bumi haruskan memiliki kemampuan teknis serta pengalaman panjang di bidang panas bumi. Sementara selama ini PLN lebih banyak menggunakan batu bara sebagai sumber tenaga listrik.
"Simpelnya sih begini, lebih baik masing-masing mengurus domainnya sebagus mungkin," jelas Sanusi.
Ia mengaku tak paham mengapa ada dorongan PLN agar mengakuisisi sebagian saham PGE. "Saya tidak tahu, apakah ada kajian dari pemerintah (Kementerian BUMN, red) terlebih dahulu soal rencana ini atau tidak. Saya tidak tahu persis sebetulnya apa yang jadi dasar dari rencan tersebut," tutup Sanusi.
Sebagaimana diketahui, Sofyan Basir, Direktur Utama PLN mengungkapkan, langkah akuisisi ini merupakan perintah dari Menteri BUMN Rini Soemarno.
Menurut Sofyan, saat ini kapasitas listrik terpasang dari Energi Baru Terbarukan (EBT) hanya sekitar 1.600 Megawatt (MW). Padahal pemerintah tengah mengejar pengembangan listrik EBT dari panas bumi mencapai 7,2 Gigawatt (GW) hingga 2025 mendatang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Apa Itu Registration Ban FIFA? Ini Penyebab Klub Sriwijaya FC Bisa Dilarang Daftar Pemain
-
Jejak Kasus Haji Halim Ali, Dari Pengusaha Besar hingga Ahli Waris Kembalikan Rp127 Miliar
-
Modus Penimbun Pertalite Terbongkar, Isi BBM Berulang Pakai Barcode Berbeda di SPBU
-
Geger Temuan Mayat Mutilasi dalam Karung Beras di Pancoran Mas Depok
-
Jelang HUT ke-81 RI, Masjid Indonesia Pertama di Kanada Barat Resmi Berdiri
-
Diduga Bawa Kabur Kamera Rp200 Juta, DJ Wanita dan Suaminya Dipolisikan di Bogor
-
5 Perubahan Contact Center di Era Generative AI, Tak Lagi Sekadar Layanan Pengaduan
-
Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak
-
Profil Direktur PO ALS yang Jadi Tersangka Kasus Kecelakaan Bus Tewaskan 19 Orang
-
Pertamina Marine Solutions Resmi Jalin Kerjasama dengan Perusahaan China, Ini Rinciannya