Di hari terakhir kunjungan kerjanya ke Provinsi Sulawesi Utara, Rabu (19/10/2016), Presiden Joko Widodo dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo bertolak dari Bandara Internasional Sam Ratulangi, Manado ke Bandara Udara Miangas, Kepulauan Talaud, dengan menggunakan Pesawat CN-295 TNI AU.
Selama kunjungan di Sulawesi, Presiden Jokowi akan meresmikan Bandara Miangas dan Terminal Penumpang Bandara Tanjung Api, Tojo Una-Una dan Terminal Penumpang Bandara Kasiguncu, Poso.
Pembangunan dan pengembangan bandara yang dilakukan pemerintah saat ini adalah upaya untuk membangun konektivitas antar pulau maupun juga intra pulau.
Jokowi sangat menaruh perhatian pada konektivitas antar wilayah di Indonesia ini. Sebab menurutnya, untuk dapat bersaing dalam era kompetisi seperti sekarang ini dibutuhkan konektivitas yang mampu menghubungkan daerah-daerah di Indonesia.
"Kita tahu semuanya bahwa negara kita memiliki 17 ribu pulau lebih. Sudah saatnya kita memandang laut, sudah saatnya kita memandang langit sebagai penghubung, sebagai pemersatu Indonesia, bukan sebagai pemisah. Apalagi di era kompetisi, hubungan antar provinsi, hubungan antar kota, hubungan antar kabupaten itu sangat dibutuhkan," kata Jokowi saat meresmikan Bandara Ranai di Kepulauan Natuna beberapa waktu yang lalu.
Bandara Miangas salah satu pulau di gugusan Nanusa, Kecamatan Nanusa, Kabupaten Talaud, Provinsi Sulawesi Utara.
Miangas merupakan satu pulau terluar di sebelah utara Indonesia yang berbatasan langsung dengan negara Filipina.
Bandara Miangas mulai dibangun tahun 2012 setelah dilakukan pembebasan tanah oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Talaud. Pembangunan bandara rampung pada pertengahan tahun 2016 ini.
Setelah meresmikan Bandara Miangas, Jokowi dan Iriana kembali ke Bandara Internasional Sam Ratulangi Manado dengan menggunakan Pesawat CN-295 TNI AU untuk melanjutkan perjalanan menuju Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma Jakarta dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1.
Presiden dan Ibu Iriana bersama rombongan diperkirakan akan tiba di Jakarta pada sore hari.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Rencana Kerja 2026: Lima Strategi Pertamina di Tengah Dinamika Geopolitik Global
-
Bank Dunia Puji Hilirisasi RI: Pelopor Industrialisasi Dunia, Potensi Cuan Masih Melimpah!
-
HET Beras di Maluku-Papua Jebol Berbulan-bulan, Pengamat: Janji Pemerintah Gagal Ditepati
-
Bank Dunia Puji Resiliensi Ekonomi RI, Sebut Indonesia Punya 'Tameng' Hadapi Gejolak Energi Dunia
-
Prabowo Gaspol Program 100 GW: Selamat Tinggal Diesel, Indonesia Menuju Mandiri Energi!
-
Alasan Danantara Ngebet Jalankan Proyek PSEL: Masyarakat Tak Mampu Bayar Iuran Sampah
-
Usai Lepas SariWangi ke Grup Djarum, Unilever (UNVR) Kini Jual Buavita?
-
Realisasi BBM Subsidi 2026 Aman, Stok Nasional di Atas 16 Hari
-
AVIA Bagikan Dividen Jumbo Rp1,36 Triliun, Segini Jatah untuk Pemegang Saham
-
IHSG Naik Lagi ke Level 7.307, Ini Pendorongnya