Investasi 98 proyek manufaktur Indonesia di Malaysia yang hingga Desember 2015 mencapai 588,6 miliar dollar AS telah menyediakan kesempatan kerja lebih dari 14.000 orang di negeri jiran itu.
"Mayoritas proyek-proyek industri makanan, kimia dan produk-produk kimia, produk dasar baja, produk plastik, kayu dan produk-produk kayu," ujar Chief Executive Officer Of Malaysia Invesment Development Authority (MIDA), Dato' Azman Mahmud di Kuala Lumpur, Jumat (28/10/2016).
Dia mengatakan perusahaan-perusahaan Indonesia yang telah berinvestasi dan beroperasi di Malaysia adalah Musim Mastika Oils and Fats, Rajawali Group, Eco Tower, Sinar Mas Group, Vance Bioenergy dan Sido Bangun.
"Perusahaan Malaysia juga mendirikan pabriknya di Indonesia," ujar Dato'.
Menurut statistik BKPM, total investasi Malaysia 3.1 miliar dollar AS. Ini investasi asing terbesar kedua setelah Singapura sebesar 5.9 miliar dollar AS," katanya.
Dia mengatakan investasi Malaysia terutama di sektor konstruksi, industri makanan, perkebunan dan perbankan.
Perusahaan Malaysia yang telah berinvestasi di Indonesia adalah Sime Darby (PT Minamas), TDM (PT Rafi Kamajaya Abadi), Kuala Lumpur Kepong Berhad (KLK) (PT Langkat Musantara Kepong, PT Karya Makmur Abadi & PT Mulia Agro Permai).
Kemudian Scomi Oilfield Services (PT OMS Oilfield), Takaful Malaysia (PT Syarikat Takaful Indonesia), CIMB Group (CIMB Niaga) dan Maybank Group (BII Maybank).
"Enam tahun yang lalu (2010 - 2015) Foreign Direct Investment (FDI) dari anggota ASEAN ke dalam pertumbuhan ekonomi Malaysia dari 526 juta dollar AS pada 2010 ke 2.2 miliar dollar AS pada 2015. Andil investasi ASEAN dalam FDI bertambah dari enam persen pada 2010 ke 24 persen pada 2015," katanya.
Dato' Azman Mahmud mengharapkan perusahaan Indonesia meningkatkan ekspansi bisnisnya ke Malaysia dan pada waktu yang sama perusahaan Malaysia memperluas investasinya ke Indonesia. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- Film Pesta Babi Bercerita tentang Apa? Ini Sinopsis dan Maknanya
- Bantah Kepung Rumah dan Sandera Anak Ahmad Bahar, GRIB Jaya: Kami Datang Persuasif Mau Tabayun!
- Koperasi Merah Putih Viral, Terekam Ambil Stok dari Gudang Indomaret
- Dompet Penarik Rejeki Warna Apa? Ini Pilihan agar Kamu Beruntung sesuai Shio dan Feng Shui
Pilihan
-
Bertambah Dua, 7 WNI Kini Ditangkap Israel dalam Misi Kemanusiaan Flotilla Gaza
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
Terkini
-
Dukung Aktualisasi dan Kreativitas Mahasiswa, Pertamina Gelar Energy AdSport Challenge di ITB
-
BTN JAKIM 2026 Bakal Digelar 13-14 Juni, Masyarakat Diminta Perhatikan Ruas Jalan Terdampak
-
Purbaya Lanjutkan Efisiensi Anggaran MBG usai Dipotong Jadi Rp 268 T
-
Menteri Purbaya hingga Bahlil Rapat Keluhan Kadin China, Bahas Apa Saja?
-
Rumor Badan Ekspor Bikin IHSG Anjlok, Ini Saham Paling Boncos
-
Pertamina Gelar Sokoguru Policy Forum Bahas Ketahanan dan Transisi Energi Nasional
-
Bos Danantara Saham BUMN Perbankan Lagi Murah, Saatnya Beli?
-
Rosan Hingga Bahlil Ikut Tertutup Soal Badan Ekspor
-
Harga Minyak Mentah Indonesia Melonjak ke 117,31 Dolar AS per Barel
-
Rupiah Loyo, Duit Subsidi Bengkak! Stok Pertalite Tinggal 16 Hari