Ratusan karyawan yang tergabung dalam Serikat Pekerja Danaon diarak Reog dan ondel-ondel sambil diiringi musik tanjidor long march dari kantor Bank Danamon Prapatan, Tugu Tani, Jakarta Pusat menuju Kantor Bank Danamon yang berada di Jalan Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (28/10/2016).
Mereka menuntuk kepada menejemen Bank Danamon yang telah melakukan PHK kepada karyawan Danamon tanpa koordinasi dengan pihak Serikat Pekerja Danamon.
Menurut Penanggung Jawab Aksi Unjuk Rasa Serikat Pekerja Danamon Abdoel Moedjib, sejak tahun 2014 hingga 2016 sudah ada 10 ribu karyawan yang di PHK tanpa alasan yang jelas.
"Kalau 2016 sendiri itu udah 5 ribu karyawan yang dipecat," kata Moedjib saat ditemui di Bank Danamon Prapatan depan Tugu Tani, Jakarta Pusat.
Ia pun menjelaskan, pihak Manajemen Danamon selalu mencari celah untuk mem-PHK karyawannya dengan mengikutsertakan karyawan dalam test performance.
"Terus disana nilainya di jelek-jelekin. Akhirnya yang nilainya jelek ini di PHK kan," katanya.
Selain itu, lanjut Moedjib, pihak menejemen Bank Danamon telah menghapuskan beberapa fasilitas tanpa koordinasi dengan serikat pekerja.
"Uang lebur, cuti juga dihapuskan ini kan memperbudak karyawan. Makanya ini kita tuntut kenapa nggak ada koordinasi, ini sangat memalukan sekali," katanya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi
-
Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa
-
Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli
-
Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka
-
Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru
-
Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan
-
Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit
-
Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil
-
Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik
-
Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN