Suara.com - Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral melelang tiga wilayah kerja (WK) minyak dan gas bumi untuk menambah stok migas nasional.
Direktur Pembinaan Hulu Migas Direktorat Jenderal Migas Kementerian ESDM Tunggal di Jakarta, Senin, menjelaskan WK migas non-konvensional yang dilelang berupa blok shale hidrokarbon dan blok gas metana batu bara.
"Satu blok WK migas non-konvensional shale hidrokarbon melalui mekanisme lelang reguler, dan dua blok metana batu bara melalui mekanisme penawaran langsung," kata Tunggal.
Penentuan pemenang lelang berdasarkan proposal rencana kerja terbaik, serta persentase bagi hasil dan bonus tanda tangan yang paling bagus.
Dia menyebut pemerintah menerapkan skema lelang WK migas yang baru di mana peserta lelang dibebaskan menawar persentase bagi hasil dan bonus tanda tangan.
Jadwal lelang reguler wilayah kerja migas non-konvensional tersebut dibuka per 31 Oktober 2016 hingga 27 Februari 2017. Sementara, jadwal lelang dengan mekanisme penawaran langsung dimulai 31 Oktober sampai 15 Desember 2016. [Antara]
Berita Terkait
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 3 HP Xiaomi dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- Klasemen Piala AFF U-19: Timnas Indonesia Wajib Menang Besar atas Timor Leste demi Gusur Vietnam
Pilihan
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
Terkini
-
Pertamina Bagikan Pengalaman Penggunaan Teknologi Digital dan AI untuk Ciptakan Nilai Bisnis
-
BI Intervensi, Rupiah Menguat di Jumat Sore
-
Pelaku Usaha Asuransi Mulai Soroti Ancaman Inflasi Medis
-
Telkom Hadirkan Forum Kedaulatan Digital Nasional, Pertemukan Regulator hingga Pelaku Industri
-
Skema Gross Split Sektor Tambang Dikaji, Wamen ESDM: Ditentukan Sidang Kabinet
-
Rupiah Makin Tak Berharga, Teknologi Fracking Didorong untuk Produksi Minyak Mentah
-
NASI Bidik Balik Untung di 2026, Pasang Target Penjualan Rp66 Miliar
-
Industri Konstruksi Tumbuh 5,49 Persen
-
Harga Cabai Tembus Rp84 Ribu, Ini Penyebab di Balik Kenaikan Drastis
-
Purbaya Umumkan Defisit APBN Rp 180,4 Triliun per 31 Mei 2026, 0,70% dari PDB