Dirjen Bina Konstruksi Kementerian PUPR Yusid Toyib, salah satu narasumber mengungkapkan, pemerintah jelas menunjukan keseriusannya dalam percepatan pembangunan yang merata di tanah air. "Masuknya peran swasta sangat berpengaruh dalam menciptakan inovasi dan akselerasi kemajuan pembangunan infrastruktur yang nantinya menjadi tolak ukur peningkatan laju perekonomian Indonesia," terangnya dalam keterangan resmi, Jumat (11/11/2016).
Menurutnya, ada strategi yang di jalankan oleh Kementerian PUPR khususnya di Direktorat Jenderal Bina Konstruksi, yaitu kita pernah melakukan perubahan paradigma (changing paradigm) terkait dengan transformasi mindset bagi para penyelenggara negara dimana pendanaan infrastruktur tidak hanya terbatas dengan pendanaan dari APBN. "Jadi harus welcome kepada investor untuk membangun infrastruktur, " ungkapnya.
Selain itu menghadirkan pula narasumber lainnya seperti Budi Hidayat dari Fungsional Perencana di Kedeputian Bidang Sarana dan Prasarana , Bastary Pandji Indra Asisten Deputi Perumahan,Pertanahan dan Pembiayaan Infrastruktur, dan Yoga Affandi, Kepala Grup Riset Ekonomi Direktorat Kebijakan Ekonomi, Bank Indonesia.
Berita Terkait
-
DAK Bidang Infrastruktur Tahun 2017 Sebesar Rp27,18 triliun
-
Menteri PUPR Ingin Pekerjaan Infrastruktur Bisa Dimulai Awal 2017
-
Cegah Kerusakan Jalan, Pemerintah Aktifkan Jembatan Timbang
-
Bahas Infrastruktur, Para Menteri Kumpul di Kantor Menko Darmin
-
Pemerintah akan Bangun Infrastruktur 4 Danau di Bali Tahun 2017
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
-
Penghentian Operasi dan PHK Intai Industri Batu Bara Usai Kementerian ESDM Pangkas Kuota Produksi
Terkini
-
IHSG Ambles di Bawah Level 8.000, 753 Saham Anjlok
-
Danantara Ikut Hadir Pertemuan BEI-MSCI, Pandu Sjahrir: Hanya Nonton aja
-
Rupiah Berbalik Loyo di Senin Sore ke Level Rp 16.800/USD
-
Saham BUMI ARB Meski Ada yang Borong, Apa Penyebabnya?
-
OJK Buka Suara soal Pengganti Ketua dan Wakil Ketua, Ini Penjelasannya
-
Airlangga Siapkan Rp 13 Triliun untuk Insentif Ramadan dan Lebaran 2026
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Epstein Minta Bantuan Israel untuk Caplok Aset dan Tambang Libya
-
5 Fakta Diskon Iuran BPJS Ketenagakerjaan 2026 hingga 50 Persen, Wajib Diketahui Ojol hingga Sopir
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI