Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono didampingi Dirjen Cipta Karya Sri Hartoyo, dan Kepala Biro Komunikasi Publik Endra S. Atmawidjaja usai acara pencanangan Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas), Selasa (15/11/2016) meninjau Hunian Tetap (Huntap) Pager Jurang Cangkringan, Yogyakarta yang merupakan Bantuan Stimulus Perumahan Pasca Erupsi Merapi pada 2010 lalu.
Bantuan stimulus untuk Huntap Pager Jurang diberikan sebesar Rp 30 juta per unit rumah, dimana masyarakat diberi keleluasaan dalam menentukan tipe rumah dengan ketentuan minimal luas bangunan 36 m2 dengan luas tanah masing-masing rumah 100 m2.
Menteri Basuki memberikan apresiasi kepada masyarakat yang menjadikan Huntap menjadi kawasan hunian yang tertata rapi. "Karena saya lihat disamping fasilitas sudah lengkap, juga hunian ini tertata dengan rapihnya," terang Basuki dalam keterangan resmi, Rabu (16/11/2016).
Menteri Basuki juga berharap apa yang ada disini bisa juga dilaksanakan di wilayah korban bencana di Sinabung Sumatera Utara.
Huntap Pager Jurang Cangkringan yang terletak di Desa Kepuharjo Cangkringan, Sleman Yogyakarta dengan luas wilayah 49.665 m2, dihuni sebanyak 301 KK merupakan salah satu progran Infrastruktur Berbasis Masyarakat (IBM) melalui Rehabilitasi dan Rekonstruksi Masyarakat Pemukiman Berbasis Komunitas (Rekompak).
Hunian ini adalah merupakan proyek rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana sektor rumah dan pemukiman yang dilakukan melalui pendekatan pemberdayaan masyarakat oleh Ditjen Cipta Karya, Kementerian PUPR.
Sedangkan untuk kontruksi bangunannya harus menenuhi kriteria struktur tahan gempa yang telah ditetapkan serta didampingi oleh Rekompak
Adapun infrastruktur di Huntap Pager Jurang yang telah dibangun terdiri dari : Drainase, Selokan SAH, SAL, IPAL, Septictank Komunal, Jalan, Penataan Lingkungan, ruang Terbuka Hijau (RTH), Signage, Talud, Masjid, serta Balai Warga.
Tidak itu saja pembangunan pemukiman warga yang terkena dampak Gunung Merapi tersebut tersebar juga di 14 tempat antara lain :
1. Huntap Batur dengan luas wilayah 33.660 m2 dihuni 204 KK
2. Huntap Karang Kendal dengan luas wilayah 13.365 m2 dihuni 81 KK
3. Huntap Ploso Kareb dengan Luas Wilayah 17.922 m2 dihuni 84 KK
4. Huntab Gondang 2 dengan Luas Wilayah 20.972 m2 dihuni 125 KK
5. Huntap Gondang 3 dengan Luas Wilayah 20.972 m2 dihuni 125 KK
6. Huntap Dongkelsari dengan Luas Wilayah 24.690 m2 dihuni 147 KK
7. Huntap Kuwang dengan Luas Wilayah 23.250 m2 dihuni 138 KK
8. Huntap Randusari dengan Luas Wilayah 16.387 m2 dihuni 109 KK
9. Huntap Gading dengan Luas Wilayah 11.282 m2 dihuni 62 KK
10. Huntap Jetisumur dengan Luas Wilayah 12.559 m2 dihuji 81 KK
11. Huntap Banjarsari 28.000 m2 dihuni 178 KK
12. Huntap Koripan dengan Luas Wilayah 5.900 m2 dihuni 38 KK,
13. Runtap Judah Ngawen dengan Luas Wilayah 202.85 m2 dihuni 98 KK,
14. Huntap Larangan dengan Luas Wilayah 308.07 m2 dihuni 53 KK.
Berita Terkait
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- 5 Mobil Toyota Dikenal Paling Jarang Rewel, Ideal untuk Mobil Pertama
- 5 HP Murah Alternatif Redmi Note 15 5G, Spek Tinggi buat Multitasking
- 6 Moisturizer Pencerah Wajah Kusam di Indomaret, Harga di Bawah Rp50 Ribu
Pilihan
-
Insentif Mobil Listrik Dipangkas, Penjualan Mobil BYD Turun Tajam
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
-
Penghentian Operasi dan PHK Intai Industri Batu Bara Usai Kementerian ESDM Pangkas Kuota Produksi
-
Perilaku Audiens Berubah, Media Diminta Beradaptasi dengan AI dan Medsos
Terkini
-
Rupiah Berbalik Loyo di Senin Sore ke Level Rp 16.800/USD
-
Saham BUMI ARB Meski Ada yang Borong, Apa Penyebabnya?
-
OJK Buka Suara soal Pengganti Ketua dan Wakil Ketua, Ini Penjelasannya
-
Airlangga Siapkan Rp 13 Triliun untuk Insentif Ramadan dan Lebaran 2026
-
Pasar Modal RI Berpotensi Turun Kasta, Kini Jepang Pangkas Rekemondasi Saham BEI
-
Jeffrey Epstein Minta Bantuan Israel untuk Caplok Aset dan Tambang Libya
-
5 Fakta Diskon Iuran BPJS Ketenagakerjaan 2026 hingga 50 Persen, Wajib Diketahui Ojol hingga Sopir
-
Jeffrey Hendrik Belum Resmi jadi Pjs Direktur Utama BEI
-
Pertemuan Singkat dengan Kakak Putih Biru, Awal Perubahan Besar Ibu Murni
-
Penghentian Operasi dan PHK Intai Industri Batu Bara Usai Kementerian ESDM Pangkas Kuota Produksi