Direktur Penyuluhan, Pelayanan, dan Humas Ditjen Pajak, Hestu Yoga Saksama, mengungkapkan jumlah harta yang dilaporkan para wajib pajak dalam program pengampunan pajak hingga Rabu (30/11/2016) mencapai Rp3.964 triliun.
Dari angka tersebut, nilai deklarasi dalam negeri masih mendominasi sebesar Rp2.835 triliun, sedangkan nilai repatriasi harta mencapai Rp143 triliun atau sekitar 14,3 persen dari target Rp1.000 triliun.
"Harta yang dilaporkan itu mayoritas bersumber dari deklarasi harta bersih dalam negeri 71,52 persen. Kalau deklarasi dan repatriasi aset saya lupa angkanya. Tapi yang pasti deklarasi di dalam negeri masih mendominasi," kata Hestu di Jakarta, Kamis (1/12/2016).
Selain itu, kata Hestu, untuk jumlah penerimaan uang tebusan amnesti pajak mencapai Rp99 triliun atau sekitar 60 persen dari target penerimaan uang tebusan sebesar Rp165 triliun hingga Maret 2017 mendatang.
Meski baru 60 persen dari target, Hestu mengaku pemerintah tetap optimistis hingga Maret 2017 nanti, target program tax amnesty tercapai.
"Optimis dong. Karena, kami sampai sekarang terus melakukan sosialisasi. Diharapkan semua bisa berjalan dengan baik," katanya.
Ia memprediksi bulan ini akan terjadi peningkatan jumlah WP yang mengikuti program pengampunan pajak yang sudah memasukin periode kedua.
"Desember ini ada peningkatan. Karena kemarin kan mereka mempersiapkan segala sesuatunya dulu. Kalau sudah lengkap mereka akan daftar," kata Hestu.
Terpopuler
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Heboh Aturan Isi Pertalite Dibatasi 50 Liter, BPH Migas Buka Suara
-
Dukung Kebutuhan Bisnis dan Industri di Jatim, Epson Resmikan Solution Center di Surabaya
-
Mentan Singgung Selat Hormuz, Sebut Indonesia Bisa Bikin 'Kiamat' Komoditas CPO
-
Indonesia Dorong Jepang Percepat Pengembangan Blok Masela
-
Bos Agrinas Pangan Sebut Impor Pikap Jadi 160.000 Unit dari India, Cina, dan Jepang
-
Di Tengah Gejolak Ekonomi Global Minat Investasi Jepang di Indonesia Cukup Tinggi
-
Pemerintah Gagap Soal Harga BBM: Bahlil Kasih Sinyal Naik, Mensesneg Bilang Tetap
-
Dasco: 1 April Malam Ini, Harga Pertalite dan Pertamax Tidak Naik
-
Tarif Listrik PLN April-Juni 2026, Apakah Naik?
-
Bahlil: Semua Proyek Energi Digas, dari Panas Bumi hingga Angin