Perayaan Hari Ibu setiap tahunnya akan jatuh di 22 Desember. Mengingat betapa pentingnya hari tersebut dan juga peranan wanita sebagai ibu yang begitu besar maka Synthesis Development berkolaborasi dengan Kompas Gramedia dan Salam Rancage meluncurkan film pendek berjudul Kampung Koran. Film pendek ini, menceritakan tentang kisah nyata ibu – ibu di Tanah Baru Bogor yang tergabung dalam kelompok Salam Rancage.
“Dengan tangan-tangan terampil sekitar 90 orang ibu - ibu di #KampungKoran mampu menyulap limbah koran bekas menjadi sesuatu yang cantik dan bernilai jual, sekaligus mengembangkan kreativitas diri, menjalin komunikasi dan relasi, serta berbagi ilmu satu sama lain,” papar Teresia Prahesti, Corporate Public and Media Relations Manager Synthesis Development dalam keterangan tertulis, Kamis (8/12/2016).
Teresia memaparka awal mula kolaborasi #KampungKoran tercetus, saat Synthesis Development mengawali kerjasamanya dengan Salam Rancage, dimana Synthesis Development berkomitmen memberikan materi limbah koran bekas untuk digunakan oleh ibu ibu Salam Rancage sebagai bahan utama dalam memproduksi karya kreatif yang memiliki nilai jual. "Selain itu Synthesis Development juga membeli karya ibu – ibu tersebut sebagai corporate gift yang diberikan kepada stakeholder kami dalam perayaan tertentu,” kata Teresia.
“Bayangkan jika kegiatan Ibu - Ibu di #KampungKoran diadaptasi berbagai daerah di Indonesia dan dilakukan secara sinergis. Permasalahan sampah dan lingkungan bisa tersalurkan dengan bijak, semangat rukun dan berdaya meningkat, serta nilai ekonomi akan menjadi bonusnya,” tambah Teresia.
Disampaikan oleh Teresia, berdasarkan kisah nyata tersebutlah Synthesis Development ingin membagikan inspirasi positif dan semangat dalam sebuah film pendek dengan judul #KampungKoran. Program ini juga sebagai wujud dari program kampanye Empowering Our Nation yang diusung Synthesis Development.
Simak kisah nyata ibu-ibu di film pendek berjudul di layar youtube : bit.ly/IbuIbuKampungKoran dan layar facebook : bit.ly/KampungKoranFB.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Pasokan Gas Jawa TimurJateng Stabil, BPH Migas Pastikan Energi Industri Aman dan Optimal
-
Isu Penggeledahan Kejati, Menteri Dody Tegaskan Transparansi APBN di Kementerian PU
-
Ketahanan Energi RI Naik Jadi Hampir 30 Hari, Bahlil: Target 1 Bulan Segera Tercapai
-
Pasar Global Makin Ketat, KKP Dorong Transparansi Rantai Pasok Ikan
-
JK Ngotot Harga BBM Naik, Wihadi DPR: Jangan Bikin Pemerintah dan Rakyat Jadi Sulit
-
Selat Hormuz Masih Tertutup, Ranjau Laut Iran Ganggu Pasokan Energi Global
-
WFH ASN Tidak Berlaku di Kementerian PU,Menteri Dody Ungkap Alasan Tugas
-
Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2026 Diprediksi Berpotensi Lampaui Proyeksi Bank Dunia, Ini Sektornya
-
Importir Sepakat Jaga Harga Kedelai Rp11.500/Kg untuk Pengrajin Tahu Tempe
-
Bank Dunia: Danantara Kunci Pertumbuhan Ekonomi Indonesia di 2027