Bisnis / Keuangan
Senin, 12 Desember 2016 | 12:30 WIB
Gubernur Bank Indonesia Agus Martowardojo. [suara.com/Oke Atmaja]

Bank Indonesia (BI) dan Bank of Japan, yang bertindak sebagai agen Kementerian Keuangan Jepang, telah menandatangani perpanjangan kerjasama Bilateral Swap Arrangement (BSA) pada tanggal 12 Desember 2016.

Sebagaimana perjanjian sebelumnya, kerja sama BSA ini ditujukan untuk mendukung kebutuhan likuiditas potensial dan aktual melalui penyediaan skema pencegahan dan penanganan krisis.

"Kerja sama ini memiliki nilai sebesar 22,76 miliar Dolar Amerika Serikat (AS)," kata Gubernur BI Agus Martowardojo dalam keterangan tertulis, Senin (12/12/2016).

“Kesepakatan untuk memperpanjang kerja sama BSA ini merupakan wujud nyata dari penguatan kerja sama keuangan antara kedua negara. Selain itu, kerja sama ini juga merupakan komitmen kedua otoritas untuk menjaga stabilitas keuangan regional di tengah masih terus berlangsungnya ketidakpastian di pasar keuangan global,” ujar Agus.

Load More