Untuk segera memulihkan keadaan sosial ekonomi pasca bencana gempa bumi di Aceh, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah melakukan perbaikan infrastruktur dan rekonstruksi sejumlah bangunan yang terdampak.
"Pak Presiden sekarang menginginkan adanya pendekatan baru dalam penanganan bencana, dimana tahap tanggap darurat, rehabilitasi dan rekonstruksi dapat dilakukan secara paralel," ujar Menteri PUPR Basuki Hadimuljono saat meninjau Masjid At-Taqarrub di Desa Keude, Kecamatan Trienggadeng Kabupaten Pidie Jaya, Kamis (15/12/2016).
Basuki menyatakan untuk perbaikan prasarana dan sarana PUPR seperti air bersih, sanitasi, jembatan, jalan, dan fasilitas lainnya sudah dilakukan sejak tahap tanggap darurat.
"Semua perbaikan dan penyediaan infrastruktur sudah dilakukan. Saya kira bisa kita lihat. Tidak terlalu parah dampaknya, kecuali sebagian jalan, jembatan dan saluran irigasi sekunder ada yang rusak. Kita sudah perbaiki tidak ada hal yang khusus," ujarnya.
Selain melakukan perbaikan infrastruktur PUPR, Basuki menyatakan Kementerian PUPR juga melakukan rekonstruksi Masjid At-Taqarrub di Kabupaten Pidie Jaya sesuai penugasan Presiden RI.
"Selanjutnya kita akan berkordinasi dengan BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) untuk rehabilitasi dan rekonstruksi Masjid dan Pesantren yang terkena dampak. Sebagian akan ditangani melalui CSR perusahaan, swadaya masyarakat/donatur, APBD dan APBN termasuk Kementerian PUPR," jelasnya.
Rekonstruksi Masjid At-Taqarrub Kurang Dari 16 Bulan
Masjid At-Taqarrub di Desa Keude, Kecamatan Trienggadeng, Kabupaten Pidie Jaya dengan luas bangunan 4.730 meter persegi sebanyak 2 lantai dan luas lahan sebesar 5.796 meter persegi diproyeksikan dapat menampung sebanyak 1600 orang.
Menteri Basuki menargetkan rekonstruksi Masjid At-Taqarrub tersebut akan selesai dalam waktu kurang dari 16 bulan.
Baca Juga: Waduk Keuliling di Aceh Bisa Menjadi Destinasi Wisata
"Tidak ada desain baru, ini desain awal dari masyarakat. Saya minta pengerjaannya kurang dari16 bulan," ujarnya.
Turut hadir mendampingi Menteri Basuki, Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kementerian PUPR Danis H. Sumadilaga, Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) I Banda Aceh Fathurrahman, Kepala Biro Komunikasi Publik Kementerian PUPR Endra S. Atmawidjaja dan Yoza Habibie KaSatker Penataan Bangunan Lingkungan Ditjen Cipta Karya
Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) direncanakan pada hari ini akan mengunjungi lokasi pengungsian bencana gempa bumi di Kabupaten Pidie, Pidie Jaya dan Bireun serta melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) rekonstruksi Masjid At-Taqarrub tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
- 4 Zodiak Paling Beruntung pada 27 Juni 2026, Siap-siap Jadi Magnet Uang
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
Pilihan
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
Terkini
-
Dirut Bulog Hadiri Pengukuhan Profesor Kehormatan Anggota VII BPK RI
-
Buruh Kena Pajak Dobel, Said Iqbal Usul 'Potongan' Pencairan JHT Dihapus
-
Heboh Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris, Ini Daftar Pemegang Saham Krakatau Posco
-
Daftar 24 Wamen Rangkap Jabatan di BUMN, Viral Sorotan 'Orang Dekat' Jadi Komisaris
-
Kabar 60.000 Calon Mahasiswa Mundur, Imbas Biaya Kuliah Mahal?
-
Harga Beras Makin Mahal, Program SPHP Pemerintah Tidak Efektif?
-
Krakatau Posco Milik Siapa, Apakah BUMN? Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris
-
Harga Emas Antam Terus Melemah dalam Sepekan, Buyback Anjlok Lebih Dalam
-
Harga Beras Naik saat Cadangan Pemerintah Cetak Rekor Terbesar, Kok Bisa?
-
Harga Cabai Turun Namun Bawang Putih Naik, Ini Penyebabnya