Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono meminta agar Waduk Keuliling di Kecamatan Cot Glie, Kabupaten Aceh Besar, Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam dikelola untuk dapat dijadikan tempat destinasi wisata baru di Aceh selain fungsi utamanya sebagai sumber air irigasi.
Menteri Basuki menyatakan lokasi Waduk Keuliling yang tidak terlalu jauh dari Kota Banda Aceh, yakni 35 kilometer ke arah timur dari kota Banda Aceh dan dapat dicapai dengan kendaraan roda empat dalam waktu tempuh kurang lebih satu jam membuat Waduk ini berpotensi untuk menjadi destinasi wisata bagi warga Banda Aceh dan sekitarnya.
"Agar waduk ini mempunyai nilai tambah selain untuk irigasi, maka harus dikelola dengan baik. Orang Aceh gemar minum kopi nanti bisa menikmati kopi di tepi waduk ," ujar Menteri Basuki dalam keterangan tertulis, Kamis (15/12/2016)..
Turut hadir mendampingi Menteri Basuki, Direktur Jenderal Sumber Daya Air Imam Santoso, Kepala Pusat Bendungan Ni Made Sumiarsih dan Kepala Biro Komunikasi Publik Endra S. Atmawidjaja.
Menteri Basuki mengungkapkan rencananya menggandeng Perum Jasa Tirta untuk mengelola waduk tersebut sehingga dapat memiliki nilai tambah yang diantaranya untuk destinasi wisata, ruang terbuka hijau, penghasil listrik dan sumber air baku bagi masyarakat.
Waduk Keuliling, yang berjarak 35 km dari pusat kota Banda Aceh ke arah Medan, adalah waduk pertama di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam. Waduk tersebut memiliki daya tampung kurang lebih 17 juta meter kubik dengan luas genangan 228 Hektar dan area tangkapan air seluas 38,20 Km².
Dana yang digunakan untuk pembangunan konstruksi waduk ini mulai Tahun 2000 sampai dengan Tahun 2008 sebesar Rp. 235 miliar dan direncanakan dapat beroperasi selama 50 tahun.
Waduk yang diresmikan pada 23 Februari 2009 lalu tersebut saat in berfungsi untuk mengairi areal persawahan di Krueng Aceh seluas 4.790 hektar. Sumber air utama Waduk Keuliling berasal dari Alur Sungai Keuliling dengan luas DAS sebesar 38,2 kilometer persegi dengan panjang sungai 12,3 kilometer.
Baca Juga: Indonesia Ikuti Pertemuan Perumahan dan Perkotaan Asia Pasifik
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
- 4 Zodiak Paling Beruntung pada 27 Juni 2026, Siap-siap Jadi Magnet Uang
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
Pilihan
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
Terkini
-
Dirut Bulog Hadiri Pengukuhan Profesor Kehormatan Anggota VII BPK RI
-
Buruh Kena Pajak Dobel, Said Iqbal Usul 'Potongan' Pencairan JHT Dihapus
-
Heboh Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris, Ini Daftar Pemegang Saham Krakatau Posco
-
Daftar 24 Wamen Rangkap Jabatan di BUMN, Viral Sorotan 'Orang Dekat' Jadi Komisaris
-
Kabar 60.000 Calon Mahasiswa Mundur, Imbas Biaya Kuliah Mahal?
-
Harga Beras Makin Mahal, Program SPHP Pemerintah Tidak Efektif?
-
Krakatau Posco Milik Siapa, Apakah BUMN? Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris
-
Harga Emas Antam Terus Melemah dalam Sepekan, Buyback Anjlok Lebih Dalam
-
Harga Beras Naik saat Cadangan Pemerintah Cetak Rekor Terbesar, Kok Bisa?
-
Harga Cabai Turun Namun Bawang Putih Naik, Ini Penyebabnya