Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Selasa (27 December 2016 ditutup naik sebesar 75 poin atau 1,50 persen ke level 5.102 setelah bergerak di antara 5.028-5.112. Sebanyak 200 saham naik, 104 saham turun, 109 saham tidak bergerak. Investor bertransaksi Rp 7.078 triliun. Di pasar reguler, investor asing membukukan transaksi jual bersih (net sell) Rp 397 miliar.
Pasar Amerika ditutup menguat di akhir perdagangan. Ekonom memperkirakan in-deks menguat, Survey tersebut menjadi barometer sentimen konsumen terkait kondisi bisnis, outlook jangka pendek, keuangan pribadi dan pekerjaan.
"Dow Jones menguat 0,07 persen ke level 19,948, Nasdaq menguat 0,52 persen ke level 4,965 dan S&P menguat 0,22 persen ke level 2,268," kata Direktur PT Investa Saran Mandiri, Hans Kwee, dalam keterangan resmi, Rabu (28/12/2016).
Pasar Eropa ditutup menguat diakhir perdagangan. Pergerakan flat ini mengikuti penutupan flat di sesi Asia sebelumnya, karena menurunnya volume trading men-jelang penutupan tahun 2016 ini. Untuk sementara, para investor masih berfokus terhadap perkembangan masalah perbankan di Italia, di Banca Monte dei Paschi di Sienna. Sebagian analis berpendapat bahwa sektor perbankan Eropa sudah mulai membaik, namun para investor diharapkan tetap mewaspadai akan adanya perge-rakan signifikan.
"FTSE menguat 0,06 persen ke level 7,068. DAX menguat 0,19 persen ke level 11,472 dan CAC menguat 0,18 perseb ke level 4,848," ujar Hans.
Jelang penutupan tahap kedua, program pengampunan pajak atau tax amnesty kembali melaju cepat. Hal itu bisa terlihat dari laju pelaporan harta melalui pro-gram tersebut. Dikutip dari data Direktorat Jenderal (Ditjen) Pajak, angka pelaporan harta melalui tax amnesty mencapai Rp4.120 triliun. Deklarasi harta di dalam negeri masih mendominasi dengan total Rp 2.980 triliun. Sisanya yaitu deklarasi harta di luar negeri Rp 999 triliun dan harta yang dibawa pulang ke Indo-nesia (repatriasi) Rp141 triliun. Adapun jumlah uang tebusan mencapai Rp 98,5 triliun, pembayaran uang tunggakan Rp 3,06 triliun, dan pembayaran bukti permulaan Rp673 miliar. Total uang yang masuk ke kas negara mencapai Rp103 triliun.
Seperti diketahui, program tax amnesty tahap kedua akan berakhir pada 31 Desem-ber 2016. Setelah itu, tax amnesty akan masuk ke periode ketiga hingga Maret 2017 mendatang. Peralihan periode tax amnesty itu membuat tarif tebusan deklarasi dalam negeri dan repatriasi meningkat dari 3 persen menjadi 5 persen. Se-dangkan tarif deklarasi luar negeri naik dari 6 persen menjadi 10 persen.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Indonesia dan Italia Sepakat Kerja Sama Pengembangan Kapal Angkatan Laut
-
Perum Bulog Hadir di Penas Petani Nelayan 2026 Gorontalo untuk Wujudkan Swasembada Pangan
-
Gaji Rp14 Juta Bisa Beli Rumah Subsidi Bebas Pajak! Simak Aturan Terbarunya
-
Usut Kasus Kredit Fiktif Rp15,47 Miliar, OJK Sita 41 Properti Terkait BPRS Gebu Prima Medan
-
MSCI Jadi Penentu Arah IHSG, Investor Tunggu Keputusan Krusial 23 Juni
-
Promosikan Platform Investasi Ilegal, Sejumlah Influencer Dijewer Satgas PASTI
-
IHSG Terbang 2,83% Pekan Ini Dorong Nilai Kapitalisasi Pasar Jadi Rp10.788 Triliun
-
Di Balik Insentif Motor Listrik, Ada PR Besar Bernama Keselamatan
-
Indonesia Sustainability Award Apresiasi Komitmen ESG dan Pemberdayaan Berkelanjutan PNM
-
Mengapa Harga Emas Antam Terjun Bebas Pekan Ini? Simak Analisisnya