Sebagai wujud kepedulian PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) dalam pengembangan pariwisata dan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat, PLN memberikan bantuan kepada para nelayan dan warga setempat berupa mesin kapal dan bibit sapi dengan nilai total bantuan lebih dari Rp500 juta, pada Jumat (27/1/2017).
Adapun total bantuan CSR dari Kementerian BUMN dan seluruh BUMN mencapai Rp9,5 miliar untuk pengembangan kawasan tersebut.
Bantuan ini diberikan bersamaan dalam rangkaian acara BUMN Hadir untuk Negeri untuk membangun sinergi BUMN yang digelar di Mandalika. Dalam kesempatan ini, Sinergi BUMN mengusung tema "Bersama ke Mandalika Bergerak untuk Indonesia". Hadir dalam acara, yakni Menteri BUMN Rini Soemarno beserta jajaran deputi dan direksi dari 118 perusahaan milik Negara.
Dalam acara tersebut, Menteri BUMN Rini Soemarno mengungkapkan bantuan CSR dilakukan demi kemajuan pariwisata Mandalika dan sekitarnya. Pemilihan kawasan Mandalika merupakan bentuk dukungan BUMN terhadap program pemerintah dalam percepatan pembangunan Mandalika sebagai destinasi halal tourism terbaik dunia, sekaligus sebagai destinasi wisata cruise.
Senada dengan hal tersebut, Direktur Bisnis Regional Sulawesi dan Nusa Tenggara PLN Machnizon Masri mengungkapkan bantuan ini menjadi bukti kehadiran PLN untuk mendorong perkembangan kawasan Mandalika sebagai salah satu destinasi pariwisata utama baru sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat sekitar Mandalika.
Sejalan dengan hal itu, PLN saat ini juga tengah mendirikan 15 rumah kreatif bersama yang tersebar di Indonesia.
Seperti yang diketahui, Kawasan Mandalika ini menjadi salah satu dari 10 destinasi prioritas dan juga masuk ke dalam KEK yang sebelumnya telah ditetapkan pemerintah melalui Kementerian Pariwisata.
Penetapan destinasi prioritas dan KEK tersebut sejalan dengan program pemerintah untuk meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara yang ditargetkan mencapai 20 juta kunjungan pada tahun 2019 mendatang.
Baca Juga: MenESDM Izinkan PLN Impor Gas Jika Harganya Lebih Murah
Kegiatan BUMN Hadir untuk Negeri kali ini digelar di empat lokasi berbeda, yakni di Tanjung Aan, Bukit Meresek, Desa Ende dan Desa Sembalun, Rinjani yang seluruhnya dirangkai dengan program tanggung jawab sosial perusahaan (corporate social responsibility/CSR) di bidang pariwisata, pendidikan, lingkungan dan infrastruktur.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi
-
Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa
-
Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli
-
Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka
-
Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru
-
Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan
-
Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit
-
Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil
-
Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik
-
Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN