Suara.com - “Ah coba waktu itu gue ambil tawaran si anu ya,” atau “Duh, nyesel banget nggak mau ambil kesempatan itu.”
Kalimat penyesalan begini akan terlontar saat kita terbentur masalah keuangan. Hidup emang nggak cuma berpusat pada uang, tapi hidup juga butuh uang.
Ini 10 nasihat keuangan buat Anda yang masih muda agar tidak menyesal di usia kepala empat:
1. Punya tujuan hidup
Penting buat manusia memiliki tujuan hidup, terlebih lagi tujuan finansial. Tujuan keuangan ditetapkan saat sudah punya penghasilan sendiri. Meningkatkan taraf hidup dalam segi ekonomi setiap tahun misalnya.
2. Hidup hemat
Peningkatan karier dan gaji seringkali membuat pekerja muda lupa diri dan mengubah gaya hidup.
Penghasilan yang meningkat idealnya dimanfaatin untuk hal-hal lain yang lebih bermanfaat seperti asuransi atau investasi misalnya.
3. Pasang target
Sama dengan tujuan hidup atau keuangan, kamu harus punya target. Semisal, di usia 25 sudah bisa beli mobil atau usia 30 sudah menikah dll. Kalau ikutin air mengalir itu namanya hidup yang gak jelas. Ujung-ujungnya kamu jadi terlalu santai dan meremehkan segala sesuatu.
4. Jangan cuma nabung, investasi untuk masa depan juga penting
Rajin nabung memang baik, tapi bunganya relatif kecil. Coba mulai investasi deh. Apalagi sekarang banyak pilihan investasi yang mudah dan dapat disesuaikan dengan kocek masing-masing.
Banyak profesional di luar sana yang bakalan membantu kamu berinvestasi dan
investasi bakal bikin uang kamu beranak-pinak loh!
5. Belajar dari kesalahan
Kesalahan itu wajar, coba jadikan sebagai pembelajaran. Saat kita berhasil mengevaluasi kesalahan, ke depannya kita bisa melakukan hal-hal lebih baik lagi. Jadikan kesalahan tersebut sebagai alat untuk meningkatkan kualitas diri.
6. Tidak mudah menyerah dan disiplin
Jalan menuju sukses pasti nggak mudah dan banyak rintangan. Semangat pantang menyerah serta ketekunan merupakan faktor mutlak pendorong seseorang jadi sukses.
Punya disiplin diri mulai dari hal-hal kecil seperti bangun pagi, gak datang terlambat ke kantor bisa jadi latihan buat jadi manusia yang gak mudah menyerah. Jangan pernah menyerah pada kemalasan atau kesulitan.
7. Memperluas jaringan
Jangan cuma perluas pertemanan di media sosial saja. Jalin hubungan baik seluas-luasnya dengan interaksi aktif. Salah satu ciri keberhasilan seseorang adalah dari seberapa luas pergaulannya.
8. Me time itu penting
Kerja keras buat masa depan sah-sah aja kok! Tapi ingat, sisihkan waktu untuk menghibur diri kamu sendiri. Punya me time sama sekali bukan hal yang terlarang selama tahu batasan normalnya. Me time bisa mere-charge energi baru dan bisa bikin kamu jadi lebih kreatif.
9. Miliki asuransi
Selain tabungan dan investasi, asuransi tuh penting dimiliki. Pilihan produk asuransi beragam serta dapat disesuaikan kemampuan finansial kamu. Jadi, nggak ada alasan lagi untuk menunda-nunda punya asuransi. Sayangi diri kamu sendiri dong!
10. Berani
Kalau punya ide, ungkapkan jangan ragu dan saat harus ambil keputusan, semisal ada niat untuk buka usaha tapi dihalangi oleh bayang-bayang bangkrut. Ketakutan-ketakutan seperti inilah yang biasanya jadi faktor penghambat utama buat sukses.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
Terkini
-
OJK Perkuat Pengawasan Perbankan Hadapi Kompleksitas dan Digitalisasi
-
Genjot Daya Saing Daerah, Arsitek Lanskap Dorong Infrastruktur Hijau
-
Ekonom PEPS: Kriminalisasi Sengketa Bisnis Hambat Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
-
Harga Emas dan Buyback di Pegadaian Naik, Galeri 24 dan UBS Kompak Meroket
-
Harga Emas Melemah Setelah Sempat Kembali ke Level 5.000 Dolar AS
-
Cara Update Data Desil DTKS 2026 Agar Dapat Bansos
-
Apa Itu 'Saham Gorengan'? Ramai Dibahas Imbas Kasus PIPA dan MINA
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
IES 2026 Menjadi Ruang Dialog Ekonomi, Energi, dan Daya Saing Indonesia
-
Kemenperin Akui Baja China Jadi Masalah di Indonesia