Mau menikmati sajian kuliner nusantara sekaligus kuliner gaul khas Barat? Anda bisa menemukannya di Up 2 Yu Resto & Cafe yang terletak di Unit 09, GF, Kompleks Ibis Budget Cikini, Jl. Cikini Raya No. 75, Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta.
Di Up 2 Yu Resto & Cafe, anda bisa menemukan sajian menu rawon, mie goreng, nasi goreng dan sop buntut. Namun anda juga bisa menemukan menu mancanegara seperti Tom Yam,Backyard BBQ, beefbruschetta, grilled Salmon dan lain-lain.
Up 2 Yu Resto & Cafe ini berlokasi di kompleks Ibis Budget Cikini, Jakarta Pusat, dan menempati tempat yang strategis, di sebelah swimming pool hotel Ibis Budget Cikini.
Jadi, buat kamu-kamu yang mau selfie sambil makan atau makan sambil selfie, tempat ini menjadi pilihan yang menarik untuk berpose bareng temen-temen di dekat kolam renang.
Up 2 Yu Resto & Cafe juga dapat diubah menjadi tempat meeting yang menyenangkan buat anda. Sebab tempat ini juga dilengkapiketersediaan TV layar datar lebar. Presentasi pun lebih menyenangkan diselingi sajian yang menggoda lidah, sehingga niscaya meeting atau deal apa pun dapat diselesaikan dengan baik.
"Dengan kapasitas 57 kursi, Up 2 Yu Resto & cafe adalah pilihan anda untuk bersantai di tengah kota Jakarta," kata Adhi Nugroho, pemilik Up 2 Yu Resto & cafe, dalam wawancara khusus dengan Suara.com, di Jakarta, Kamis (2/3/2017).
Uniknya, Adhi tak langsung mulai terjun di bisnis restoran. Awalnya ia berkiprah di perusahaan teknologi informasi. Ia sempat bekerja di Astaga.com selepas lulus kuliah tahun 2000. Kebetulan, perusahaannya memberikan layanan terhadap bisnis restoran. "Dari situlah saya terpikir untuk punya restoran sendiri. Ini sebagai bukti untuk menjawab pertanyaan kami seberapa memadai layanan IT kami untuk bisnis restoran," ujar Adhi.
Setelah beberapa lama bekerja di perusahaan ini, Adhi memutuskan berhenti dan memulai wirausaha restoran. Baginya, menjadi entrepreneur adalah cita-citanya sejak awal.
Baca Juga: Yoris Sebastian, Pelopor Industri Kreatif Lewat OMG Creatif
Adhi sempat membuka bisnis Restoran Platters dan membuka beberapa cabang di Setiabudi dan Cibubur. Sayang, bisnisnya ini tak bisa bertahan lama. Namun kegagalan ini tak membuat Adhi patah arang.
Akhirnya ia membuka restoran baru dengan nama Ad. Konsepnya baru, lebih kekinian dengan menyajikan makanan ringan 40 persen dan makanan berat 60 persen. "Kami juga menyediakan wifi gratis dan banyak sekali colokan listrik. Kami upayakan Up 2 Yu ini bisa menjadi coworking space bagi konsumen kami yang hendak bekerja atau nongkrong disini," jelas Adhi.
Pria asal Semarang, Jawa Tengah, ini mengaku bisnis barunya ini telah mampu meraup omzet Rp200 juta setiap bulan. Menurutnya, ada 4 kunci untuk sukses dalam bisnis restoran. Pertama harga menu makanan, kedua soal rasa menu makanan itu sendiri apakah lezat atau tidak, ketiga soal suasana yang nyaman untuk makan bagi konsumen, dan keempat adalah kualitas pelayanan kepada konsumen.
"Sebetulnya kalau tiga faktor terakhir ini memuaskan, bisa saja konsumen menerima harga yang lebih," ujar Adhi.
Adhi juga menyadari pentingnya promosi melalui dunia maya. Kini anda bisa mencari info detail Up 2 Yu Resto & Cafe di Facebook. Mulai dari alamat, maupun berbagai menu menarik yang ingin anda cicipi. Bahkan anda juga bisa menikmati layanan antar makanan karena Up 2 Yu Resto & Cafe melalui layanan ojek online Gojek melalui aplikasi Go Food.
Berita Terkait
-
L-Men Awards, Apresiasi Lelaki Inspiratif Bergaya Hidup Sehat
-
Inspiratif! Angkie Yudistia, Tuna Rungu yang Sukses Jadi CEO
-
Yoris Sebastian, Pelopor Industri Kreatif Lewat OMG Creatif
-
Fanky Landerson, Kreator Komik Budaya dan Tradisi Minang
-
Harry Karundeng, Beri Cicilan Tanpa Kartu Kredit via Mise.id
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Investor Migas Makin Percaya Indonesia, Proyek Bukit Panjang Masuk Tahap Fabrikasi
-
Bahlil Ungkap 5.700 Desa Masih Gelap, Pemerintah Gelontorkan Rp10,3 Triliun untuk Listrik Desa
-
Kabar Baik Pencari Kerja! Kemnaker Buka Pelatihan Gratis untuk 20.000 Peserta, Daftar hingga 9 Juli
-
Masuk Fortune Southeast Asia 500 2026, Hutama Karya Perkuat Kiprah sebagai BUMN Konstruksi Terkemuka
-
Beralih ke Jargas Hemat Biaya Energi hingga 33 Persen, Pemerintah Tambah 160 Ribu Sambungan Baru
-
Tahun Emas ke-50, Darya-Varia Berkinerja Tangguh dan Komitmen pada Pertumbuhan Berkelanjutan
-
Pasokan Batubara PLTU Jawa Mulai Pulih, PLN Kini Kejar Perbaikan Dua Pembangkit
-
Bulog Buka Suara soal Dugaan Korupsi Beras Wamena, Pastikan Distribusi Pangan Tetap Aman dan Stabil
-
Kabar Baik bagi MBR! Menteri PKP Pastikan Bunga KPR FLPP Tetap 5 Persen, Meski BI Rate Naik
-
Polemik MBG Saat Libur Sekolah, Gapembi Kritik BGN