Suara.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani mewakili Menteri Badan Usaha Milik Negara Rini Soemarno rapat kerja dengan Komisi VI DPR, hari ini. Topik yang dibahas mengenai rencana kerja kementerian tahun 2017.
Sri Mulyani menjelaskan anggaran Kementerian BUMN tahun 2017 ditetapkan sebesar Rp243,8 miliar.
"Ada dua program yang akan dijalankan dalam anggaran tersebut yaitu pembinaan BUMN dan dukungan manajemen dan teknis lainnya," kata Ani di gedung DPR, Senayan, Jakarta Selatan, Kamis (23/3/2017).
Anggaran tersebut, kata Ani, juga akan dipakai untuk pembentukan holding BUMN serta kegiatan pengembangan.
"Penyusunan roadmap organisasi Kementerian BUMN, penyusunan laporan keuangan kombinasi, penyusunan kajian BUMN, pembangunan knowledge management system, penyusunan master plan tahun 2018-2022, penyusunan kajian pembentukan holding BUMN farmasi, dan target wisatawan mancanegara," katanya.
Selain membahas anggaran, rapat juga membahas rencana membentuk beberapa holding.
Terkait ketidahadiran Rini, hal ini mengingatkan pada sikap DPR yang sejak akhir 2015 melarangnya datang ke Parlemen.
Rini dilarang menghadiri rapat dengan DPR sejak hasil rekomendasi panitia khusus angket Pelindo II diserahkan ke paripurna DPR pada 23 Desember 2015.
Salah satu poin hasil pansus meminta Presiden Joko Widodo memberhentikan Rini dari jabatan menteri BUMN.
Berita Terkait
-
Belum Kering Lisan Sri Mulyani, Kini S&P Sudah Pasang Alarm Bahaya buat Fiskal RI
-
Sri Mulyani Tak Ingin Indonesia Khianati Disiplin Fiskal
-
Takut Bernasib Sama dengan Sri Mulyani, Purbaya Langsung Buru-buru Klarifikasi soal Guru Honorer
-
KPK Cecar Eks Menteri BUMN Rini Soemarno Soal Holding Minyak dan Gas
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
IHSG Langsung Terbang Saat ke Level 6.128 pada Rabu Pagi, Setelah Laporan MSCI
-
Selat Hormuz Dibuka Lagi, Pelaku Logistik Minta Tetap Waspadai Gangguan Rantai Pasok Global
-
Uang Beredar Tembus Rp10.415 Triliun, BI Ungkap Likuiditas dan Kredit Makin Kencang
-
MSCI Tunda Keputusan, Ini Sinyal Bahaya yang Harus Diwaspadai IHSG
-
WSKT Siap Garap Tol Yogyakarta-Bawen Senilai Rp2,1 T, Pangkas Waktu Tempuh Jadi 1 Jam
-
Pelaku Logistik Kompak Dukung Konsolidasi, Targetkan Ongkos Distribusi Lebih Murah
-
Kabar Baik dari MSCI! Indonesia Tetap Emerging Market, OJK Bidik Lebih Banyak Investor Asing
-
Tak Turun Kasta, MSCI Tetap Pertahankan Pasar Saham RI di Emerging Market
-
ESDM Akui Tahan Ekspor Batu Bara Demi PLN, Masalah Pasokan PLTU Terungkap di Tengah Pemadaman
-
Wujud Nyata Komitmen ESG, Pegadaian Gelar Khitanan Massal 2026 Bagi 500 Anak