Indonesia tahun depan diprediksi akan mengimpor bahan bakar minyak (BBM) hingga 100 persen. Kondisi ini bisa terjadi jika standar BBM kualitas Euro IV mulai diterapkan.
Direktur Eksekutif Center of Energy and Resources Indonesia (CERI) Yusri Usman mengatakan, hingga kini tidak ada satupun kilang milik PT Pertamina (Persero) yang bisa memproduksi BBM kualitas Euro IV.
“Ini sangat ironis. Di satu sisi BBM Euro IV sangat baik bagi lingkungan, di sisi lain penyediaan BBM Euro IV akan menjadi kendala,” kata Yusri saat dihubungi Suara.com, Sabtu (15/4/2017).
Yusri menjelaskan bahwa berdasarkan Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) No.P.20/MENLHK/SETJEN/KUM.1/3/2017 tentang Baku Mutu Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor Tipe Baru Kategori M, N, dan O, mengharuskan kendaran bermesin bensin mulai menerapkan atau menggunakan BBM jenis EURO IV pada 2018. Sementara untuk jenis diesel baru berlaku pada 2021.
“Sebaiknya mesti ada koordinasi antara Kementerian LHK dengan Kementerian ESDM soal penerapan BBM standar Euro IV. Sebagai kementerian teknis, sudah semestinya Kementerian LHK melibatkan Kementerian ESDM,” ujar dia.
Dia menambahkan, kilang milik Pertamina pun saat ini masih sangat kesulitan untuk memproduksi BBM dengan kualitas Euro II. “Ini apalagi untuk memproduksi BBM kualitas Euro IV,” ujar dia.
Menurut Yusri, dibutuhkan investasi yang sangat besar untuk melakukan revitalisasi kilang milik Pertamina untuk ditingkatkan kualitasnya agar bisa memproduksi BBM kualitas Euro IV.
“Investasinya bisa ratusan triliun rupiah. Apakah keuangan Pertamina sanggup menanggung itu semua? Apa perlu juga membebankan APBN untuk bisa membuat kilang dengan standar Euro IV?," tutup Yusri.
Baca Juga: Penggunaan Biodiesel Kurangi Impor BBM 2 Miliar Dolar AS
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
Terkini
-
Rupiah Terperosok Jatuh ke Level Rp17.843/Dolar AS
-
Profil PT Esa Medika Mandiri Tbk (EMMI): Emiten Alkes, Pemegang Saham dan Prospek
-
Industri Kopi Berpotensi Bikin Cuan Negara, Tapi Baristanya Banyak Nggak Profesional
-
Profil PT Nitrasanata Dharma Tbk (JECX): Prospek IPO, Pemilik Saham dan Bisnis
-
Emiten Pengolah Limbah MHKI Bagikan Dividen Rp9,9 Miliar, Catat Jadwalnya
-
Aturan Outsourcing Bakal Dirombak Total, Ini Kata Said Iqbal dan Wamenaker
-
Investor Asing Bawa Kabur Dana Rp771 Miliar, BUMI hingga BUKA Jadi Sasaran
-
Benarkah Patriot Bond dan Merah Putih Bond Jadi Mesin Pencuci Uang Legal?
-
Harga Bitcoin Menguat Tembus Level US$ 64.000, Siap Menuju 100.000 Dolar AS?
-
Brantas Abipraya Pastikan Pembangunan Gene Bank Indonesia Berjalan Optimal untuk Kesehatan Nasional