Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution meyakini pertumbuhan ekonomi pada triwulan I-2017 bisa berada pada kisaran lima persen, karena didukung oleh membaiknya konsumsi, ekspor, dan investasi.
"Pertumbuhan saya anggap lebih baik, antara 5 persen-5,1 persen," kata Darmin di Jakarta, Selasa (25/4/2017).
Darmin menjelaskan kinerja konsumsi dibantu oleh membaiknya harga komoditas global, sehingga akan menggerakkan roda perekonomian di wilayah-wilayah yang sebelumnya dilanda kelesuan seperti Sumatera dan Kalimantan.
"Harga komoditas sudah membaik, bukan hanya CPO tapi juga karet. Itu akan mempengaruhi penghasilan dan konsumsi, terutama Sumatera dan Kalimantan," ujarnya.
Ia mengatakan harga komoditas tersebut ikut mempengaruhi kinerja ekspor yang membaik, sehingga neraca perdagangan pada triwulan I-2017 sempat tercatat surplus sebesar 3,9 miliar dolar AS atau naik 137,6 persen dibandingkan periode sama tahun lalu.
Selain itu, Darmin optimistis kinerja pertumbuhan ekonomi ikut disumbangkan oleh realisasi nilai investasi yang diproyeksikan mulai meningkat sejak awal tahun 2017.
"Meski belum tahu investasi seperti apa datanya, tapi pasti tidak turun. Naiknya seberapa besar, saya tidak bisa bilang. Tapi kalau tiga faktor sudah baik, pertumbuhan pasti baik," kata mantan Gubernur Bank Indonesia ini.
Berita Terkait
-
Purbaya: Pertumbuhan Ekonomi RI 2029 Bisa Dekati 8 Persen, Jika Saya Masih Menkeu
-
Purbaya Optimistis Pertumbuhan Ekonomi RI, Jamin Tak Intervensi BPS
-
Seloroh Purbaya Minta Ditraktir Prabowo Jika Ekonomi RI Tembus 6 Persen
-
Ekonomi Indonesia Bakal Meroket, Bos BI Minta Pengusaha Berhenti Wait and See
-
KSSK Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia 2026 Capai 5,4 Persen
Terpopuler
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 5 Sepeda Murah Kelas Premium, Fleksibel dan Awet Buat Goweser
- 5 HP Murah RAM Besar di Bawah Rp1 Juta, Cocok untuk Multitasking
- 5 City Car Bekas yang Kuat Nanjak, Ada Toyota hingga Hyundai
- Link Epstein File PDF, Dokumen hingga Foto Kasus Kejahatan Seksual Anak Rilis, Indonesia Terseret
Pilihan
-
3 Emiten Lolos Pemotongan Kuota Batu Bara, Analis Prediksi Peluang Untung
-
CV Joint Lepas L8 Patah saat Pengujian: 'Definisi Nama Adalah Doa'
-
Ustaz JM Diduga Cabuli 4 Santriwati, Modus Setor Hafalan
-
Profil PT Sanurhasta Mitra Tbk (MINA), Saham Milik Suami Puan Maharani
-
Misi Juara Piala AFF: Boyongan Pemain Keturunan di Super League Kunci Kekuatan Timnas Indonesia?
Terkini
-
Purbaya Pamer Efek Dana SAL Rp 200 Triliun: Penjualan Mobil-Motor Tumbuh, Ritel Naik
-
Tembus 3,55 Persen di Januari 2026, Purbaya Klaim Inflasi Reda Setelah Maret
-
Pertamina Resmi Satukan Tiga Anak Usaha ke Subholding Downstream
-
Dolar AS Perkasa, Rupiah Turun ke Level Rp16.805
-
Emas Antam Berbalik Turun, Harganya Masih di Bawah Rp 3 Juta/Gram
-
IHSG Perlahan Naik Bukit, Melesat 0,48% di Kamis Pagi
-
Grafik Emas Antam 5 Februari 2026: Turun Tipis, Masih di Kisaran 3 Jutaan
-
Saham BUMI Milik Bakrie dan Salim Jadi Bulan-bulanan Investor Mancanegara
-
IHSG Hari Ini: Isu Suplai Batu Bara, 'Saham Gorengan' dan Rekomendasi Saham
-
Tiket Konser Westlife Ludes, Emiten IRSX Ungkap Permintaan Pasar Hiburan Masih Sangat Kuat