Suara.com - Era media sosial dan kepemilikan ponsel di tengah masyarakat Indonesia membawa angin segar bagi pertumbuhan bisnis sampingan yang menarik, bahkan nyaris tanpa modal berarti. Namanya bisnis jasa titip beli yang ngetrend disebut personal shopper. Ini bisnis baru yang sedang berkembang seiring dengan semaraknya media social.
Bukan hanya kehadiran lapak-lapak online saja yang telah menjelma menjadi industri yang menarik di Indonesia dalam beberapa tahun terakhir. Keberadaan media sosial dan kepemilikan gadget juga bisa Anda manfaatkan untuk mengais untung sebagai pebelanja pribadi atau personal shopper.
Cara kerjanya, Anda cukup datang ke mal atau pusat belanja tertentu, foto item yang akan Anda tunjukkan, lalu kirim ke akun media social. Itulah item yang dapat dipesan oleh follower Anda untuk anda belikan. Mereka kirim uang kepada Anda, lalu Anda membelikan item tersebut dan kirim ke alamat pengiriman.
Bisnis jasa titip beli yang dilakukan oleh seorang pebelanja pribadi menjanjikan untung lumayan, lho. Terlebih lagi, merintis usaha sebagai personal shopper nyaris tidak membutuhkan modal berarti.
“Bisnis ini jadi peluang usaha baru buat masyarakat untuk menambah penghasilan,” terang Jay Broekman, Managing Director Halomoney.co.id.
Tertarik menjalaninya? Berikut ini tips penting dari Halomoney.co.id jika Anda hendak merintis bisnis jasa titip beli atau personal shopper:
1. Target pasar
Tentukan terlebih dulu target pasar Anda untuk bisnis jasa titip beli ini. Apakah khusus untuk segmen barang anak-anak, furniture, barang bermerek atau barang segala ada? Menentukan target pasar akan memengaruhi cara Anda nanti dalam memasarkan jasa dan merangkul pelanggan.
2. Kanal pemasaran
Bisnis jasa titip beli sejatinya cukup dirintis melalui media sosial. Tentukan terlebih dulu media sosial apa yang menjadi etalase utama Anda. Kebanyakan para pebisnis jasa titip beli memakai Instagram sebagai kanal pemasaran utama dengan mengoptimalkan penggunaan hashtag atau tagar. Pastikan Anda memiliki akun Instagram khusus untuk berjualan. Anda bisa pula menambah Facebook FanPage dan Twitter untuk menyokong pemasaran jasa Anda.
3. Pahami cara kerja bisnis titip beli
Bisnis jasa titip beli sebagai pebelanja pribadi susah-susah gampang. Anda harus merumuskan apakah mensyaratkan si penitip untuk memberi uang muka pembelian terlebih dulu baru membayar barang penuh atau Anda menalangi pembelian. Bersikaplah transparan tentang besar tariff jasa titip beli yang Anda kenakan untuk setiap barang.
4. Proaktif mencari event potensial
Meski pada intinya jasa yang Anda berikan adalah membelikan barang yang diinginkan oleh konsumen yang titip, Anda tidak perlu bersikap pasif dengan menunggu orderan. Anda perlu rajin menyambangi event obral barang sesuai dengan segmen pasar yang Anda bidik sehingga konsumen bisa berkesempatan mendapatkan barang dengan harga lebih murah. Misalnya, bila segmen Anda adalah ibu dan anak, rajin-rajinlah mendatangi sale besar segmen anak yang sering berlangsung di pusat belanja.
5. Berikan layanan lebih
Supaya konsumen menjadi pelanggan setia, Anda harus memastikan barang yang Anda tawarkan memang berkualitas dan worth to buy. Ini akan menjadikan konsumen Anda percaya dan di lain kesempatan tidak ragu lagi memakai jasa Anda.
Baca juga artikel Halomoney lainnya:
Kartu Kredit Travel Terbaik 2017 Hasil Riset Halomoney
Selamat menjalankan usaha baru Anda. Gunakan Halomoney.co.id untuk mengajukan kredit tanpa agunan (KTA) untuk kebutuhan modal usaha Anda. We compare, you save.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- 7 Cushion Anti Oksidasi untuk Usia 50 Tahun, Ringan di Wajah dan Bikin Tampak Lebih Muda
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- Berapa Harga Sewa Pendopo Soimah? Ini Fasilitas Pendopo Tulungo
- Lipstik Merek Apa yang Mengandung SPF? Ini 5 Produk untuk Atasi Bibir Hitam dan Kering
Pilihan
-
Jauh di Bawah Tuntutan Jaksa, Eks Konsultan Kemendikbud Kasus Chromebook Hanya Divonis 4 Tahun
-
Tok! Eks Konsultan Kemendikbudristek Ibam Divonis 4 Tahun Penjara dalam Kasus Chromebook
-
Fenomena Tim Musafir Masih Hiasi Super League, Ketegasan PSSI dan I.League Dipertanyakan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
Terkini
-
Harga Sembako Naik Hari Ini : Cabai Rp88 Ribu, Beras Premium Rp21 Ribu per Kg
-
Harga Minyak Kembali Turun, Diprediksi Bertahan di Atas 80 Dolar AS hingga Akhir Tahun
-
Pegadaian Gelar Operasi Katarak Gratis, 300 Peserta Ikuti Screening dan 125 Orang Jalani Operasi
-
Harga Emas Antam Berbalik Anjlok, Hari Ini Dipatok Rp 2.839.000/Gram
-
Pasar Kripto Ambyar! Inflasi Meledak, Bitcoin dan Altcoin Kompak Terkapar
-
Pengangguran Masih 7,24 Juta Orang, Masalahnya Bukan Sekadar Minim Lowongan
-
Emiten MDLA Bagikan Dividen Tunai Rp 176,56 Miliar
-
Di Depan Investor Global, Purbaya Pamer Tuntaskan 45 Masalah Hambatan Investasi RI
-
IHSG Dibuka Langsung Anjlok ke Level 6.700 Setelah Rebalancing MSCI
-
Genjot Pendapatan, Emiten CASH Siap Hadapi Tantangan Industri Pembayaran Digital