Suara.com - Perusahaan e-commerce Alibaba mengumumkan kerjasama strategis dengan perusahaan logistik J&T Express. Kemitraan ini dilakukan dengan misi memajukan perekonomian Indonesia.
Dalam kemitraan ini, J&T Express dan Alibaba akan membentuk sebuah perusahaan baru bernama J&T Alibaba. Perusahaan tersebut akan menyediakan akses global untuk pengusaha Indonesia melalui platform digital.
Tak hanya itu, J&T Alibaba akan memberikan konsultasi dan program pendidikan mengenai strategi pemasaran, e-commerce, serta akses kepada sekumpulan pembeli potensial dari seluruh dunia.
Selain itu, SMEkers Zone akan membantu memetakan produk lokal khas Indonesia agar dapat menonjol. Hal ini sejalan dengan inisiatif Indonesia dalam mendorong UKM.
"J&T Alibaba resmi berdiri sebagai mitra bisnis, bukan sebagai mitra logistik. Kami akan membekali pengusaha Indonesia untuk menjadi pelaku bisnis unggulan," ujar Oliver Yang, Direktur J&T Alibaba di Jakarta, Selasa (9/5/2017).
Merujuk pada laporan Deloitte, peningkatan penggunaan platform digital untuk UKM dapat mendorong pertumbuhan ekonomi negara hingga 2%. Namun, hanya 9% dari total 565 juta UKM yang memanfatkan platform online.
"Keterlibatan Alibaba diharapkan dapat membuat produk UKM kita terkenal. Banyak produk UKM kita yang belum terekspos," ujar Deputi Produksi dan Pemasaran Kementerian Koperasi dan UKM I Wayan Dipta.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Sepatu Lari Tahan Air Selevel Nike Vomero 18 GTX, Kualitas Top
- 5 HP Xiaomi dengan Snapdragon 8 Elite Gen 5, Terkencang di 2026!
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
- Foto Pangakalan Militer AS di Arab Saudi Hancur Beredar, Balas Dendam Usai Trump Hina MBS
Pilihan
-
Mulai Besok! BPH Migas Resmi Batasi Pembelian Pertalite dan Solar, Cek Aturan Mainnya
-
Masyarakat Diminta Tak Resah, Mensesneg Prasetyo Hadi Tegaskan Harga BBM Belum Ada Kenaikan
-
Clara Shinta Minta Tolong, Nyawanya Terancam karena Suami Bawa Senjata Api
-
Harga Pertamax Naik Nyaris Rp18.000 di April Besok? Ini Kata Pertamina
-
Petir Bikin Duel Kepulauan Solomon vs Saint Kitts and Nevis di Stadion GBK Ditunda
Terkini
-
Rupiah Terus Melemah Akibat Konflik Timur Tengah, Kemenperin: Gunakan Skema LCT
-
Pemerintah Hemat Rp 130,2 Triliun dari Kebijakan WFH Hingga Pembatasan BBM
-
Kemenperin: Industri Kimia dan Petrokimia Mulai Terimbas Konflik Timur Tengah
-
ASN WFH Tiap Jumat, Mensesneg Klaim Jadi Momentum Transformasi dan Efisiensi
-
Indeks Kepercayaan Industri Anjlok di Februari, Tapi Masih di Zona Ekspansi
-
Harga BBM Pertamax Cs Dipastikan Naik, Tapi Besarannya Belum Pasti
-
Pertamina dan INPEX Perkuat Kerja Sama Pengembangan LNG Abadi Masela
-
Dasco: Masyarakat Tak Perlu Menimbun Persediaan BBM
-
Efisiensi! Beli BBM Pertalite Dibatasi 50 Liter per Kendaraan
-
Purbaya Pastikan APBN Aman Hadapi Harga Minyak Meski Tembus 100 Dolar AS per Barel