Pengembang mancanegara asal Singapura, Keppel Land Limited, mengembangkan proyek apartemen West Vista at Puri di Jalan Lingkar Luar, Jakarta Barat. Proyek ini memiliki nilai investasi secara keseluruhan mencapai Rp2,6 triliun.
"Kami punya rekam jejak yang sangat baik di industri properti internasional. Hal tersebut dibuktikan dari banyaknya penghargaan di beberapa negara Asia. Ini yang kami manfaatkan sebagai nilai jual kami kepada konsumen di Indonesia," kata Presiden Keppel Land Indonesia Goh York Lin, dalam siaran pers di Jakarta, Senin (15/5/2017).
Menurut dia, fase pertama pembangunan itu ditargetkan selesai dan diserahterimakan kepada pembeli pada pertengahan tahun 2018, atau enam bulan lebih cepat dari target.
Goh York Lin mengatakan, Keppel Land optimistis apartemen tersebut akan terserap pasar karena kebutuhan hunian vertikal berkualitas di Jakarta terus meningkat.
Ia mengemukakan bahwa Indonesia merupakan salah satu pasar pertumbuhan utama dan realisasi pembangunan apartemen West Vista at Puri merupakan wujud eksistensi Keppel Land di industri properti Indonesia.
Goh York Lin menegaskan, Keppel Land akan terus menjaga komitmen untuk memberikan produk yang berkualitas tinggi kepada konsumen properti Indonesia dan akan terus menghadirkan produk-produk baru di masa yang akan datang.
"Pembangunan West Vista at Puri akan selesai tepat waktu, seperti halnya pelaksanaan topping off West Vista at Puri, yang sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan pada 20 Mei 2017," paparnya.
Dia memaparkan, apartemen 48 lantai itu memiliki unit baru yang diluncurkan dengan menampilkan beragam pilihan apartemen.
Beragam pilihan tersebut, lanjutnya, mulai dari tipe studio, tipe 1 kamar tidur dan tipe 2 kamar tidur dengan kisaran luas mulai dari 30 meter persegi sampai 60 meter persegi.
Baca Juga: Ahok Ingin Bangun Apartemen di Sumber Waras, Ini Kata Sandiaga
"Apartemen akan diserahterimakan kepada konsumen lengkap dengan keramik yang berkualitas, AC, pemanas air dan juga sanitari dengan kualitas premium dari Toto dan Grohe," ucapnya.
Proyek West Vista at Puri itu, menurut dia, juga sudah mendapatkan sertifikasi Building and Construction Authority of Singapore (BCA) Green Mark Gold dari Singapura pada bulan Februari 2017.
Selain membangun hunian vertikal, Keppel Land juga membangun proyek rumah tapak sebanyak 450 unit, dengan bekerja sama dengan PT Metropolitan Land Tbk, salah satu pengembang properti di Indonesia. (Antara)
Berita Terkait
-
Luncurkan Asuransi Jiwa, Ciputra Bidik Nasabah Dari Internal
-
Lippo Akui Konsep Desa Vertikal Bisa Diadopsi di Indonesia
-
Lippo Cikarang Raih Laba Bersih Rp185 Miliar di Kuartal I 2017
-
Inilah Kelebihan e-Property Track Dari Metland dan Rumah.com
-
Metland dan Rumah.com Kerjasama Kembangkan e-Property Track
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
Pilihan
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
-
Merantau ke Kota Kecil, Danu Tetap Sulit Cari Kerja: Sampai Melamar Pawang Satwa
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
Terkini
-
Pemerintah Mau Kasih Insentif Kendaraan Listrik, Tapi Ada Syaratnya
-
Rupiah Keok Tembus Rp17.301, Airlangga: Ini Gejolak Global!
-
PLN Cari Biang Kerok Penyebab Mati Listrik Massal di Jakarta
-
Jika PPN Jalan Tol Berlaku, Jusuf Hamka Akui Akan Ada Kenaikan Tarif
-
Gelar RUPST Tahun Buku 2025, Prodia Setujui Dividen 70% Hingga Komitmen Akselerasi Inovasi Layanan
-
Serap Ribuan Pekerja, Investasi Anak Usaha Harita Group di KIPP Didukung DPRD Kayong Utara
-
Mati Listrik Massal di Jakarta Landa Manggarai hingga Tebet
-
Rupiah Terkapar Rp17.300, BI Pasang Badan Guyur Pasar!
-
Jakarta Geser Jabar, Serap Investasi Rp78,7 Triliun di Triwulan I 2026
-
Listrik Mati di Beberapa Wilayah di Jakarta, PLN Konfirmasi Terjadi Gangguan Suplai