Presiden Direktur PT Asuransi Simas Net, Teguh Aria Djana, mengakui bahwa kontribusi produk asuransi perjalanan semakin penting bagi pengembangan bisnis perusahaan. Bahkan dari segi premi, perolehan dari produk asuransi perjalanan adalah yang terbesar kedua setelah asuransi mobil.
"Kalau dari segi premi, kontribusi dari produk asuransi perjalanan adalah yang terbesar kedua setelah asuransi mobil. Namun kalau dari segi jumlah polis nasabah, kontribusi dari asuransi perjalanan adalah yang terbesar. Meskipun preminya kecil, namun jumlah nasabah pesertanya lebih banyak daripada asuransi mobil," kata Teguh dalam konferensi pers di Jakarta, Selasa (16/5/2017).
Teguh menegaskan produk Asuransi Kecelakaan Diri yang hari ini diluncurkan Simasnet bersama Cermati.com bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya proteksi diri saat sedang melakukan perjalanan. Termasuk menghadapi arus mudik lebaran tahun 2017 yang akan tiba sebentar lagi.
"Apalagi produk Asuransi Kecelakaan Diri dari kami ini betul-betul gratis," ujarnya.
Yosept Dirgo, Direktur PT Asuransi Simas Net menegaskan bahwa pihaknya juga menawarkan beragam produk asuransi lain. Mulai dari asuransi kesehatan, asuransi mobil, asuransi rumah, dan masih banyak lagi.
"Kami berusaha sebaik mungkin memberikan layanan asuransi secara online. Calon nasabah bisa memilih produk yang diinginkan, kemudian mengisi formulir aplikasi. Setelah permohonan pengajuan polis diterima, nasabah baru tersebut sudah bisa mendownload polis barunya," jelas Yosept.
Walau demikian, Yosept menegaskan Simasnet tidak semata menekankan proses pengajuan polis yang cepat. Simasnet juga berupaya agar layanan klaim dari nasabah juga bisa berlangsung ringkas dan mudah.
"Karena kami menyadari, kepuasan utama nasabah bukan saat ketika polisnya mudah dan cepat jadi, melainkan justru saat nasabah melakukan proses pengajuan klaim, tidak dibebani proses yang rumit dan panjang," tutupnya.
PT. Asuransi Simas Net merupakan anak perusahaan dari PT. Asuransi Sinar Mas dengan kepemilikan 99 persen saham dan 1 persen oleh PT. Sinar Mas Multi Artha Tbk. PT. Asuransi Simas Net telah mendapatkan Izin Usaha dari Otoritas Jasa Keuangan pada tanggal 21 Oktober 2014.
Baca Juga: Cermati.com dan Simasnet Luncurkan Asuransi Kecelakaan Diri
Asuransi Simasnet merupakan perusahaan penyedia jasa asuransi yang berbasis teknologi informasi. Simasnet didirikan demi memenuhi kebutuhan masyarakat akan jasa asuransi yang dapat di akses secara online, melalui pelayanan dan proses penerbitan polis secara online baik melaui web maupun smartphone.
Selain itu Perusahaan juga memberikan kemudahan bagi para nasabah, rekanan dan partner untuk mengakses segala hal yang berhubungan dengan pertanggungan asuransi melalui website, 24-hour Customer Care, Call Center, dan aplikasi AsNet bagi smartphone Anda.
Produk Asuransi Simasnet terdiri dari asuransi kendaraan bermotor, asuransi kecelakaan diri, asuransi kesehatan dan asuransi perjalanan yang dipasarkan secara online dan kerjasama affinity dengan business partner dan kanal distribusi penjualan langsung. Asuransi Simasnet menggunakan perhitungan gross premi yang terbuka, yaitu Harga Pertanggungan yang Anda tentukan sendiri x rate premi dari Simasnet.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
Pilihan
-
Iran Susah Payah Kalahkan Timnas Indonesia di Final Piala Futsal Asia 2026
-
LIVE Final Piala Asia Futsal 2026: Israr Megantara Menggila, Timnas Indonesia 3-1 Iran
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
Terkini
-
Usai 'Dikeroyok' Sentimen Negatif, IHSG Jadi Indeks Berkinerja Paling Buruk di Dunia
-
Pertamina Integrasikan Tiga Anak Usaha ke Sub Holding Downstream
-
PANI Tutup 2025 dengan Pra Penjualan Rp4,3 Triliun, Capai Target 100%
-
Moodys Goyang Outlook 7 Raksasa Korporasi Indonesia: BUMN Mendominasi
-
IHSG Loyo ke Level 7.935 Pekan Ini, Investor Asing Masih 'Buang Barang' Rp11 Triliun
-
MBG Diperlukan Di Tengah Tantangan Ekonomi?
-
POP Merek: Terobosan DJKI Percepat Layanan Publik Dalam 10 Menit
-
Pupuk Indonesia Gandeng 1.620 Inovator Demi Perkuat Kemandirian Pangan Nasional
-
Industri Sawit RI Sumbang Output Rp1.119 Triliun dan Serap 16,5 Juta Pekerja
-
Tukar Uang di BCA Minimal Berapa? Ini Tata Cara Jelang Ramadan 2026