Suara.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution angkat bicara terkait dengan tutupnya semua gerai 7-Eleven atau Sevel per 30 Juni 2017.
Sevel kalah bersaing dengan toko ritel lainnya. Kata dia model bisnis Sevel tidak sesuai dengan model bisnis ritel.
"Ekonomi dunia sedang membaik walaupun tidak besar sekali, oleh karena itu jangan terlalu risau, kalau ada yang ngomong sampai Sevel tutup, Sevel itu mungkin bisnis modelnya enggak sesuai dengan bisnis model ritel," kata Darmin di gedung DPR, Senayan, Jakarta Selatan, Kamis (6/7/2017).
Sebenarnya, menurut Darmin, pertumbuhan bisnis ritel Indonesia merupakan yang tercepat di dunia. Indonesia telah melakukan berbagai upaya untuk menjaga perekonomian Indonesia tetap berjalan baik. salah satunya dengan menjaga kinerja ekspor dan impor Indonesia.
Menurutnya, jika kinerja ekspor dan impor yang baik, maka daya beli masyarakat Indonesia juga akan mengalami perbaikan. Sehingga pemerintah saat ini tengah berupaya agar kinerja ekspor impor Indonesia bisa berjalan dengan stabil.
"Kalau ekspor dan impor terus berjalan, penghasilan orang membaik jadi kita tidak harus dengan stimulus khusus untuk menggerakan ekonomi, kalau ekonomi bergerak dia akan lahirkan permintaan," kata Darmin.
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Cushion Terbaik dan Tahan Lama untuk Kondangan, Makeup Flawless Seharian
- 5 Sepeda Lipat Murah Kuat Angkut Beban hingga 100 Kg: Anti Ringkih dan Praktis
- 6 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Wajah dan Harganya
- 5 Body Lotion untuk Memutihkan Kulit, Harga di Bawah Rp30 Ribu
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
Pilihan
-
Konflik Geopolitik Tak Pernah Belanja di Warung, Tapi Pelaku UMKM Semarang Dipaksa Akrobat
-
Kenapa CFD di Kota Lain Lancar, Tapi Palembang Macet? Ini Penyebab yang Terungkap
-
JK Dilaporkan ke Polisi, Juru Bicara Jelaskan Konteks Ceramah
-
AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
Terkini
-
Riset Danareksa: Ekonomi Indonesia Tetap Tangguh di Kuartal I, Ditopang Konsumsi Rumah Tangga
-
Telkom dan PGN Perkuat Ekosistem Green Digital Infrastructure Terintegrasi Bersama Mitra Global
-
ADB Proyeksi Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,2 Persen di 2026
-
Penerimaan Pajak dari MBG Cuma 3-5 Persen, Setara Rp 10,05 T hingga Rp 16,75 T
-
Toko Online Dibanjiri Produk China, Purbaya Mau Tarik Pajak E-commerce Pertengahan 2026
-
Negosiasi Buntu, Iran ke AS: Rasakan Harga Bensin Kalian!
-
Komitmen Nyata BRI Group, Sinergi Holding UMi Perkuat Fondasi Ekonomi Masyarakat
-
Purbaya Kesal Restitusi Pajak 2025 Tembus Rp 360 Triliun, Duga Ada Kebocoran
-
OJK Sebut Banyak Orang Mulai Malas Bayar Cicilan Pindar
-
Karpet Merah Family Office di Bali: Ambisi Prabowo, Warisan Luhut, dan Kiblat Abu Dhabi