Peneliti dari Rumah.com, Boy Leonard, mengatakan pertumbuhan ekonomi di Provinsi Banten mulai menunjukkan peningkatan berkat banyaknya proyek infrastruktur. Kondisi ini berpengaruh terhadap perkembangan industri properti di Banten.
Pada Kuartal II 2017, Rumah.com Property Index (Banten) mencapai 103,2 atau naik tipis 0,67 persen (q-o-q) di Kuartal I 2017. Kenaikan ini melanjutkan tren positif dimana pada Q1 2017 menunjukkan kenaikan 0,19 persen (q-o-q). Sebelumnya tren harga properti residensial di Banten sempat turun tipis 0,58 persen di Kuartal IV 2016 (q-o-q).
"Kenaikan di Banten pada Q2 2017 terutama disebabkan kenaikan di Kota Tangerang sebesar 1,05 persen (q-o-q). Sementara itu, kawasan Tangerang Selatan tidak mengalami perubahan," kata Boy di Jakarta, Selasa (25/7/2017).
Boy menyebut Kota Tangerang dan Tangerang Selatan menjadi dua kawasan paling berpengaruh pada pasar properti residensial di Banten. Sementara optimisme penjualan di Kota Tangerang dibandingkan wilayah lain di Banten. "Ini menunjukkan pasar pulih lebih cepat di kota ini," ujar Boy.
Saat ini investasi di Banten meningkat pada Kuartal II 2017. Peningkatan terutama terjadi di sektor infrastruktur. Beberapa proyek infrastruktur yang sedang dalam tahap pengerjaan dan pengadaan adalah proyek jalan tol Serang - Panimbang, jalan tol Kunciran - Serpong, jalan tol Serpong - Cinere, dan jalan tol Serpong - Balaraja.
Sektor properti yang sempat lesu selama tiga tahun terakhir kondisinya mulai membaik. Ini mendorong pertumbuhan investasi di sektor bangunan.
"Pertumbuhan ekonomi Banten pada Kuartal II 2017 diperkirakan di kisaran 5,4 persen sampai 5,8 persen," tutup Boy.
Baca Juga: Rumah.com Luncurkan Pusat Data Informasi Properti Terlengkap
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Daripada Nyicil BeAT: Ini 5 Motor Keren Murah Bertenaga untuk Pelajar, Harga Mulai 5 Jutaan Saja
- Beroperasi Bertahun-tahun Tanpa Izin Resmi, Pabrik Pengolahan Oli Bekas di Tangerang Resmi Ditutup
- Suzuki Burgman 15 Sudah Ada di Dealer, Skutik Penantang NMAX dengan Layar TFT dan Traction Control
Pilihan
-
Sudewo Tolak Dakwaan Gabungan Kasus DJKA dan Perangkat Desa, Kuasa Hukum Sebut Langgar KUHAP!
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
Terkini
-
Pemerintah Guyur Stimulus Pangan hingga Transportasi Semester II 2026
-
Harga MinyaKita Tak Jadi Naik, Terus Apa Solusi Pemerintah?
-
Hilirisasi Nikel Butuh Talenta, IWIP dan WBN Fokus Kembangkan SDM
-
Aset Negara Bernilai Tinggi di Senayan Diminta Kembali Dikelola Pemerintah
-
Pedagang Online Wajib Punya NIB, Buat Ditarik Pajak?
-
Merana Ditinggal Investor Asing, IHSG Turun ke Level 6.116 Hari Ini
-
Properti Kembali Bergairah, Akses Tol Jadi Magnet Baru Kenaikan Nilai Hunian
-
BI Bidik 200 Pesantren Punya Bisnis Air Minum Kemasan, Jadi Sumber Cuan Baru
-
Purbaya Tetap Ngotot Ekonomi RI Kuat Meski Banyak Protes, Ini Buktinya
-
Rupiah Terperosok Jatuh ke Level Rp17.843/Dolar AS