Suara.com - Pernah merasa kaget gak ketika kondisi keuangan morat-marit dan mulai merunut ke mana saja uang kamu pergi? Kalau iya, mungkin sudah saatnya meminta bantuan konsultan keuangan untuk mengelola keuangan lebih baik lagi.
Simak tanda-tanda kita harus segera meminta bantuan.
Tagihan kartu kredit nggak kelar-kelar
Kartu kredit seharusnya untuk bikin hidup lebih mudah, realitanya kalau nggak bijak dan hati-hati menggunakan malah terjerumus. Janjinya mau pakai kartu kredit buat hal-hal darurat. Eh, lama-kelamaan kok jadi ketagihan dan terus pakai kartu kredit.
Bayar tagihan kartu kredit tiap bulan dengan minimum payment jadi kebiasaan. Selama berbulan-bulan terus seperti itu. Ini tandanya kamu sudah nggak bisa mengendalikan penggunaan kartu kredit secara bertanggung jawab.
Tabungan segitu-gitu saja
Kerja bertahun-tahun dan gaji sudah mengalami kenaikan. Tapi kok saldo tabungan mirip kayak jalannya siput: lambat. Emang mau, sudah lelah banting tulang tapi gak menghasilkan sesuatu yang berarti?
Masa sih hasil jerih payah bertahun-tahun nggak ada sedikitpun yang bisa masuk ke pos tabungan?
Menghamburkan uang untuk hal yang nggak penting
Bisa kerja dan menghasilkan uang sendiri bukan berarti jadi nggak bijak dan sembrono dalam menggunakan uang. Tapi realitanya itu yang sering terjadi.
Apalagi kalau sudah masuk tanggal tua, pasti keluhannya: “Duh gajian masih lama ya?” atau “Wah, bokek berat. Terpaksa makan mie instan nih sampai gajian.”
Kalimat-kalimat seperti ini jelas menunjukkan ada bahwa cara kamu menggunakan uang salah. Harusnya evaluasi dan memperbaiki diri di bulan berikutnya.
Belum bisa memutuskan ikut investasi apa
Hari gini investasi sudah nggak terbatas. Dengan modal seadanya saja kita sudah bisa jadi investor. Semuanya tinggal kembali ke niat. Tapi, niat tanpa eksekusi sia-sia juga sih.
Kalau memang ingin tapi bingung, salah satu jalannya adalah konsultasi sama konsultan keuangan. Mereka bakal bantu kamu mengalokasikan penghasilan sebagian buat investasi tanpa bikin kamu jadi kekurangan uang setiap bulan.
Setiap bulan masih hobi ngutang
Nah, kalau yang ini berhubungan sama point no. 3: gak bisa bijak dan membedakan mana kebutuhan dan keinginan. Akhirnya, ngutang pun jadi jalan pintas. Bayangin saja kalau setiap bulan kebiasaan kayak gini terus terulang. Bukan nggak mungkin jadi lingkaran utang kayak sinetron yang gak kunjung selesai episodenya.
Kalau sudah begini, jangan malu minta bantuan kepada ahlinya. Menggunakan jasa konsultan keuangan juga gak berarti keluar uang lagi kok. Banyak situs-situs keuangan yang bisa jadi panduan kamu.
Aplikasi konsultan keuangan gratis juga tersedia dengan banyak jenis. Minta bantuan teman yang mengerti soal manajemen keuangan pun bisa. Intinya, semuanya dikembalikan ke pribadi masing-masing. Idealnya, setiap orang bisa menjadi konsultan keuangan bagi diri sendiri.
Tapi, saat masalahnya sudah pelik, minta bantuan kepada sang ahli bisa jadi solusi yang akan membantu kamu keluar dari masalah.
Baca juga artikel Cermati lainnya:
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- 5 Lipstik Wardah Tahan Lama dan Tidak Luntur Saat Makan, Cocok untuk Daily hingga Kondangan
- 5 HP Xiaomi Paling Murah 2026, Mulai Rp1 Juta Spesifikasi Mantap untuk Harian
Pilihan
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
Terkini
-
Purbaya Balas Kritik Media The Economist: Lihat Eropa, Harusnya Puji Kita
-
Pendapatan GBK Tembus Rp 812 Miliar, Tertinggi Dalam 63 Tahun
-
BPS: Harga Cabai Sudah Naik di 247 Kota
-
Teknologi Energi Surya RI Dilirik Bangladesh
-
Lebih Sibuk dari Hormuz, Selat Malaka Jadi Ancaman 'Bom Waktu' Ekonomi Global
-
Percepat Proyek Tata Air Daan Mogot, Brantas Abipraya: Penyesuaian Badan Jalan Dilakukan Bertahap
-
Apa yang Dimaksud Trading Halt? Ramai Dibicarakan karena IHSG Anjlok
-
Direksi Emiten Tambang Emas AMMN Mundur
-
Dilema PI 10% Blok Ganal: Antara Hak Daerah dan Beban Investasi Jumbo
-
Rupiah Tembus Rp17.645, Garuda Indonesia Kian Berat Menanggung Utang Dolar